Berita

amir syamsuddin/ist

Partai Demokrat Doakan Isu Tak Sedap Menimpa PKS Segera Mendapat Solusi

MINGGU, 27 MARET 2011 | 20:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Demokrat berharap Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthi Hasan Ishaaq tidak menuding bahwa ada elit partai tertentu yang memanfaatkan salah seorang pendiri Partai Keadilan, sebelum menjadi PKS, Yusuf Supendi, dalam membuka 'borok-borok' elit partai dakwah tersebut.

Karena tudingan itu akan menimbulkan fitnah.

Demikian dikatakan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat, Amir Syamsuddin kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 27/3).


Amir sebaliknya mendoakan agar isu tak sedap yang menimpa sejumlah elit PKS ini segera didapatkan solusinya. Dan Amir, yakin PKS bisa menyelasaikannya. Karena PKS bukan lah partai baru atau partai kemarin sore.

"Bagaimana menyelesaikan permasalahan ini, inilah yang menjadi ujian bagi PKS. Tapi, jangan kemudian karena kesulitan menyelesaikannya, lalu disebutkan seakan-akan ada pihak-pihak lain yang menunggangi. Itu disayangkan. Karena akan saling curiga," katanya.

Partai Demokrat sendiri, tegas Amir, tidak punya kepentingan dengan isu yang menerpa Luthfi, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, dan Sekjen PKS Anis Matta tersebut. "Kita berpegang pada satu prinsip, jangan sedikitpun juga mencampuri rumah tangga orang lain," tandas mantan Sekjen partai berlambang bintang mercy tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya