Berita

Alfred Riedl

Olahraga

Adaptasi Cuaca, Garuda Muda Terbang Lebih Awal

Pra Olimpiade
MINGGU, 27 FEBRUARI 2011 | 03:52 WIB

RMOL. Timnas Pra Olimpiade akan ber­angkat lebih awal ke Tur­kmenistan agar para pemain bisa beradaptasi dengan cuaca negara  pecahan Uni Soveit ter­sebut.

Timnas akan melakoni leg ke­dua pra Olimpiade 2012 me­la­wan tuan rumah Turk­me­nis­tan pada 9 Maret mendatang. Di leg per­tama, Yongky Ari­bowo dkk di­ka­lahkan Turk­me­nistan 1-3 di Stadion Ge­lora Sriwijaya (23/2).

“Rencananya kami ber­angkat sekitar hari Jumat atau empat-lima hari se­belum pertandingan. Namun, sam­pai sekarang belum ada tiket,” ujar asisten pelatih, Wolf­gang Pikal, di Lapangan C, Se­na­yan, Jakarta, kemarin.


Sebelumnya Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN), Iman Arif, menegaskan tim­nas Pra-Olimpiade akan berangkat sekitar tanggal 4 Maret 2011. Sebelum ke Turk­menistan, timnas Indonesia akan melakukan aklimatisasi di Turki selama dua hari

Bermain di Turkmenistan, anak asuh Alfred Riedl ini tidak ha­nya berusaha membalikkan ke­adaan dengan kemenangan be­sar namun juga harus melawan cua­ca dingin yang kabarnya bisa men­capai nol derajat celcius

Timnas juga dihantui cede­ra­nya beberapa pemain. Dua pe­main andalan Indonesia, Ok­to­vianus Maniani dan Hendra Sis­wanto menambah daftar pe­main timnas Garuda Muda yang cedera. Sebelumnya tim besutan Alfred Riedl ini sudah ke­hi­langan Dendi Santoso dan Titus Bonai  yang mengalami cedera saat leg pertama melawan Tur­kmenistan, (23/2).

Deni mengalami masalah di ba­gian engkel kanan, sedangkan Titus mengalami cedera lutut. Kon­disi ini dinilai pelatih Alfred Riedl sedikit mengganggu lati­hannya.

“Ini benar-benar mem­pe­nga­ruhi kekuatan kami. Hari per­ta­ma setelah pertandingan ada de­lapan pemain cedera, sekarang tinggal empat, dan besok se­per­tinya tinggal dua. Sepertinya dua atau tiga hari mendatang kami bisa berlatih dengan semua pe­main,” ujar Riedl.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya