Berita

Lindaweni Fanetri

Olahraga

Srikandi Suryanaga Klimaks

Superliga Bulutangkis 2011
SABTU, 26 FEBRUARI 2011 | 00:28 WIB

RMOL.Tim putri Jaya Raya Suryanaga Su­ra­baya berhasil memenuhi am­bisinya meraih gelar juara di ajang Superliga Bulutangkis 2011 yang digelar di DBL Arena Su­rabaya, kemarin.

Di partai final, Jaya Raya Sur­yanaga membungkam Jaya Raya Ja­karta dengan skor telak 3-0. Pe­main asal Belanda, Yao Jie tam­pil pertama untuk me­nun­duk­kan Bellatrix Manuputy me­lalui permainan yang sangat berat, 19-21, 21-16, 21-11.

Kemenangan dilanjutkan Lin­daweni Fanetri dengan me­nga­lahkan Rena Suwarno 21-4, 21-10. Ke­mudian, Aprilia Yus­wan­dari men­jadi penentu ke­me­nang­an Ja­ya Raya Suryanaga setelah me­libas Rizky Amalia 21-6, 21-11.

Sukses Suryanaga melalui tiga tung­gal itu diakui sang manajer, Wi­janarko Adi Mulya, sebagai stra­tegi mereka. Pasalnya, Ja­ya­ra­ya Jakarta yang juga <I>runner up di superliga pertama tahun 2007 itu kuat di sektor ganda.

“Memang dari awal kita telah bi­cara antara pelatih dan official. Pemain tunggal kita rangkingnya le­bih tinggi dari pemain lain. Ka­rena itu, ita berupaya mengubah su­sunan agar tunggal main du­luan,” ujar Wijanarko usai per­tandingan.

Sementara itu, manajer Ja­ya­ra­ya Jakarta, Sigit Pamungkas meng­akui kehebatan lawannya yang bermain cukup ulet. “Itu stra­tegi musuh. Mereka pasang tiga partai single yang kuat, dua partai (ganda) mereka lepas, tapi kalau kalah satu di tunggal juga bahaya. Sayangnya, tunggal kita tidak bisa ambil poin. Jadinya ya kalah,” ujar manajer yang juga pelatih dari Markis Kido/Hendra Setiawan.

Dalam turnamen yang mem­pe­re­­butkan hadiah total Rp 1,35miliar itu, tim putri Sur­ya­naga berhak atas medali, piala, dan uang sebesar Rp 275 juta, Ja­ya­raya Jakarta juara II men­da­patkan hadiah Rp150juta dan se­bagai juara ketiga, Djarum Kudus memperoleh hadiah Rp100 juta. [RM]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya