Berita

Olahraga

IFW, ICW nya Sepakbola

KAMIS, 24 FEBRUARI 2011 | 03:17 WIB

RMOL. Bila para aktivis antikorupsi membentuk Indonesian Cor­rup­tion Watch (ICW), para pecinta se­pakbola pun tak mau kalah, mem­bentuk Indonesian Football Watch (IFW). Dalam bahasa In­donesia, IFW menamakan diri “Ma­syarakat Pengawas Sepak­bo­la Indonesia” atau “MPSI”.

IFW adalah ICW-nya sepak­bo­la Indonesia. Pembentukan IFW yang sudah disahkan deng­an akta notaris itu kemarin, di­maklu­mat­kan kepada publik, ­s­u­paya ma­sya­rakat, terutama pa­ra stakeholders atau pemangku ke­pentingan se­pak­bola, merasa tidak sendirian da­lam meng­awa­si persepakbolaan na­sional, ter­masuk penge­lo­laan­nya oleh Per­sa­tuan Sepakbola Seluruh In­do­nesia (PSSI).

Lalu, apa yang melatari lahir­nya IFW? Bila kelahiran ICW di­picu oleh maraknya kasus ko­rup­si di Indonesia, maka kela­hi­ra­n IFW salah satunya juga di­la­tari oleh karut-marutnya penge­lo­la­an sepakbola di Indonesia, ter­ma­suk terjadinya penyim­pang­an-pe­nyim­pangan dalam du­nia pe­r­sepakbolaan nasional, di antaranya ialah suap-menyuap dan korupsi yang marak dalam setiap per­tan­dingan sepakbola, se­perti dalam rekayasa atau pengaturan skor, jad­wal, wasit, inspektur per­tan­dingan, dan sebagainya.


“Kami akan melakukan peng­awa­san terhadap kegiatan dan pengelolaan sepakbola nasional. Ker­jaan pertama kita adalah akan mengirim  surat ke FIFA untuk menanyakan statuta PSSI apakah sesui dengan statuta FIFA. Yang kedua kita akan me­ngi­rim surat juga kepada pre­si­den Susilo Bambang Yudhoyono un­tuk turun tangan tapi bukan intervensi,” kata Ketua MPSI, Sumaryoto kemarin.

MPSI atau yang juga disebut se­bagai Indonesian Football Watch (IFW) ini diharapkan da­pat bekerja untuk bisa mengem­ba­li­kan roh sepakbola yang sebe­nar­nya di Indonesia. “Kita ber­ha­rap nantinya akan bisa ber­kem­bang dibagi dalam bidang-bidang pengawasan yang ada,” kata Sumaryoto.

Menurutnya, bidang-bidang yang cukup penting masuk da­lam organisasi ini adalah bidang pengawasan korupsi, peng­awa­san pemanfaatan Anggaran Pen­dapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada klub sepakbola, serta rekayasa pertandingan.

“Diharapkan nantinya hal-hal seperti itu bisa mendapatkan peng­awasan dengan baik,” ujar Sumaryoto.

Dengan adanya tugas baru ini, Su­maryoto ingin melepaskan pen­ca­lonan dirinya sebagai ang­gota Komite Eksekutif PSSI. Na­manya memang menjadi salah satu yang lolos dari seleksi Ko­mite Pemilihan Pengurus PSSI Periode 2011-2015. Me­nu­rut­nya, keputusan untuk menjadi ba­gian dari MPSI harus mem­buat­nya keluar dari kepengu­ru­san PSSI.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya