Berita

ilustrasi, balapan Formula Satu (F1)

Olahraga

Goodbye GP Bahrain

Barcelona Gelar Seri Pertama Formula Satu 2011
RABU, 23 FEBRUARI 2011 | 06:27 WIB

RMOL. Situasi di Bahrain yang belum aman memaksa tuan rumah membatalkan seri pembuka balapan Formula Satu (F1) yang akan digelar 13 Maret mendatang.

Keputusan pembatalan itu di­sam­pai­kan Bahrain Motor Federation dan pihak pengelola Bahrain In­ternational Circuit melalui situs res­minya.

“Hari ini Sirkuit Internasional Bah­rain mengumumkan, Ke­ra­ja­an Bahrain batal menjadi tuan ru­mah balapan F1 tahun ini, sampai negara ini bisa lebih mem­fokuskan diri kepada proses dialog nasional,” kata juru bicara penyelenggara GP Bahrain se­perti dikutip Yahoosport.


Keputusan tersebut diambil se­telah melihat kondisi keamanan Bah­rain belum stabil menyusul aksi demontrasi anti pemerintah di La­pangan Mutiara Manama, Bah­rain. Sejumlah tewas dan luka-luka akibat ben­trok antara polisi pro pe­me­rintah dan anti pemerintah itu.

Pembatalan itu langsung di­sambut baik  Federation In­ter­nationale de l’Automobile (FIA), sebagai otoritas tertinggi ba­lap F1. FIA menilai,  ke­amanan para peserta balapan dan pemegang saham adalah yang paling penting untuk di­per­hatikan.

“FIA mendukung keputusan Bah­rain Motor Federation dan Bah­rain International Circuit me­nunda penyelenggaraan Grand Prix 2011 yang akan dilangsungkan di Bahrain pada 11-13 Maret,” tulis FIA di situs resminya.

“FIA adalah badan pengawas F1 dan memiliki tanggung jawab terhadap segala hal yang terkait deng­an keselamatan serta pihak pe­nanam saham,” katanya.

Dengan pembatalan seri per­dana itu,  sesi ujicoba res­mi terakhir yang rencananya juga digelar di negara kepulauan di Teluk Persia pada 3-6 Maret mendatang itu, juga dipindahkan ke Barcelona, Spanyol.

Tim-tim F1 yang akan berlaga mu­sim ini juga sudah me­nye­tujui perubahan tersebut, ter­ma­suk perubahan jadwal menjadi 8-11 Maret 2011.

Tim Prinsipal Red Bull, Christian Horner yang mewakili tim kontestan F1 juga me­nya­ta­kan tim-tim sudah pasti akan men­jalani ujicoba terakhir di Barcelona sebelum musim 2011 bergulir.

Pilihan dijatuhkan ke Bar­ce­lo­na karena tim-tim membutuhkan ke­putusan yang cepat. Maka atas ala­san kepraktisan, Barcelona di­pilih kembali karena tim-tim F1 pun baru saja menuntaskan sesi tes di sana.

“Kita akan menjalani tes terakhir di Barcelona. Mereka yang paling siap,” ujar Horner.

Hal senada juga diungkapkan bos Williams, Adam Parr. “Se­la­lu menjadi niat Williams untuk berkontribusi secara positif buat ne­gara-negara di mana kami ber­kompetisi dan kami mendukung pe­nuh keputusan Pangeran Bah­rain untuk membatalkan tes dan GP Bahrain,” kata Parr.

“Kini kami menantikan seri per­dana di Melbourne dan kem­bali ke Bahrain saat waktunya su­dah tepat,” pungkas Chairman Williams itu.

Sementara itu, supremo F1, Ber­nie Ecclestone tetap keukeuh ne­gara timur tengah ter­sebut masih mempunyai peluang un­tuk menggelar F1. “Itu ter­gantung situasi politik di sana. Ka­mi sendiri belum me­ren­ca­nakan tindakan apapun untuk be­berapa bulan mendatang,” ujar Ecclestone.

Meskipun gagal menjadi seri pem­buka, Bahrain kabarnya tetap akan menggelar balapan. Pihak F1 sendiri saat ini tengah men­cari waktu luang guna men­jad­wal ulang balapan itu.

“Ada tiga minggu kosong pa­da Agustus, namun suhu di sana (Bahrain) terlampau ekstrem. Ke­mungkinan usai GP India, tapi yang jelas kondisinya benar-be­nar sudah aman,” tegas Ec­cles­tone seperti disitat Auto­sport.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya