Berita

Tau­fik Hidayat

Olahraga

Taufik: Atlet Indonesia Habis Manis Sepah Dibuang

RABU, 23 FEBRUARI 2011 | 06:11 WIB

RMOL. Pebulutangkis nasional Tau­fik Hidayat kembali meng­kri­tik pemerintah terkait per­ha­tiannya kepada mantan atlet. Me­nurutnya, nasib atlet Indo­nesia ba­gai habis manis sepah di­buang.

Kritikan Taufik diungkapkan di sela-sela Kejuaraan Milo School Competition yang digelar di GOR Pusat Bulutangkis Ba­tam (PBB), Mukakuning, Batam, ke­marin.

“Di dunia olah­raga, seperti habis manis sepah di­buang,” kata Taufik.


Menurutnya, atlet hanya di­ingat ketika berprestasi. Se­dang­kan bila sudah tidak me­me­nang­kan turnamen, atlet tidak lagi di­beri perhatian oleh pemerintah.

 â€œSaat ber­prestasi, pemerintah memberikan ber­bagai perhatian dan bonus. Dan se­baliknya, saat prestasi me­mu­dar perhatian pemerintah ikut hilang,” tuturnya.

Dibanding negara lain, kata Taufik, perhatian pe­me­rin­tah Indonesia kepada mantan atlet sangat kurang. “Di negara lain, masa depan olahragawan jelas,” kata dia.

Hal senada dikatakan bekas atlet bulutangkis nasional, Ricky Subagdja, yang menyatakan pe­merintah kurang memberikan perhatian kepada mantan atlet. “Tidak ada pensiun, tidak ada ja­minan untuk atlet,” kata dia.

Dia mengakui, saat berprestasi pe­merintah memberikan ber­ba­gai apresiasi dan bonus. Tapi, itu kurang memberikan jaminan ke­pada atlet.

Taufik dan Ricky Subagdja ha­dir untuk memeriahkan tur­na­men yang diikuti sekitar lima ra­tus siswa SD dan SMP se-Pro­vinsi Kepulauan Riau.

Di tempat terpisah, pasangan gan­da putri tim Tangkas Alfa­mart Jakarta, Lilyana Natsir/Vitta Marissa berhasil menga­lah­kan pasangan Mutiara Bandung, Tiara Rosalia/Geby Ristani, 21-17, 21-12 dalam turnamen Su­per­liga Bulutangkis 2011 di Surabaya, kemarin.

Sedangkan di sektor tunggal putri, Tangkas harus mengakui keunggulan Mutiara Bandung. Pemain asing Tangkas, Yip Pui Yin harus mengakui keunggulan Cheng Shao Chieh dari Mutiara yang juga menang dengan straight set 18-21 dan 14-21.

Di pertemuan berikutnya, Tim Tangkas berharap mampu men­curi poin kembali. “Kami harus mendapatkan poin. Semoga per­temuan melawan Mutiara bisa membuat Tangkas mendapatkan poin lagi,” ujar manajer Tangkas, Kurniahu.

Sementara di pertandingan Tim Putri lainnya, Elizabeth Pur­waningtyas  dari Tim SGS PLN Bandung dikalahkan oleh pe­main asing Jaya Raya Suryanaga Su­rabaya, Yao Jie dengan skor 13-21, 12-21.

Menelan hasil buruk, anak asuh Herman Subarjah ini di­ha­rapkan bisa tampil maksimal. Pa­salnya di laga ganda putri, SGS PLN Bandung juga menuai ha­sil yang sama. Pasangan Kesya Nurvita Hanadia/Richie Puspita Dili kalah dua set atas pasangan Suryanaga Surabaya, Shinta Muliasari/Yao Lei dengan skor 16-21 dan 15-21.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya