Abdurrahman Wahid/ist
Abdurrahman Wahid/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diingatkan untuk mencermati kelambanan institusi Kepolisian Republik (Polri) Indonesia dalam menyikapi berbagai perintah Presiden, akhir-akhir ini.
Polri dinilai ragu-ragu dalam menjalankan 12 butir instruksi Presiden tentang tindak lanjut pengusutan kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, serta Instruksi Presiden mengenai penindakan atas ormas anarkis yang membahayakan keamanan masyarakat.
Pengamat dan tokoh purnawirawan kepolisian Kombes (purn) Alfons Loemau menyatakan pembiaran atas situasi ini dapat memicu pembangkangan Kepolisian terhadap Presiden dan perpecahan internal Polri, seperti yang pernah terjadi di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06
Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41