RMOL. Pebalap Williams Rubens Barrichello mengakhiri sesi latihan pra musim di hari terakhir dengan ciamik. Pebalap asal Brazil itu mencatat waktu tercepat satu menit 19,832 detik di Sirkuit Jerez, Spanyol, kemarin.
Barrichello berhasil mengÂungguli pebalap Sauber asal Jepang, Kamui Kobayashi yang berada di posisi kedua dan bekas juara duÂnia Fernando Alonso dari FerÂrari di posisi ketiga. SeÂdangÂkan, juaÂra bertahan SeÂbasÂtiÂan Vettel dari Red Bull hanya mampu meÂnemÂbus peringÂkat kedelapan.
Seusai balapan, Barrichello mengÂaku terkesan dengan perÂforÂma mobil FW33 yang melaju dengÂan cepat. “Kami mencoba meÂnerapkan hal berbeda di moÂbil dan kami mampu meÂnyeÂleÂsaiÂkan lomba dengan semÂpurÂna,†kata Barrichello.
“Pagi ini, kami juga untuk perÂtama kali mencoba beberapa seÂtingan ban baru, dan menÂdaÂpatÂkan momentum di tes kali ini,†tambahnya seperti dilansir
Autosport, kemarin.
Sebelumnya, Williams mengÂalami masalah pada tiga hari pertama ujicoba, di bagian sayap beÂlakang dan sistem KERS. BahÂÂkan, tim tidak dapat mengÂhinÂdari cedera yang dialami pemÂbalap Pastor Maldonado, pada hari kedua.
Tak heran, manajemen meÂmuÂtuskan untuk membalap tanpa menggunakan KERS di sesi terakhir ini. Hasilnya, BarÂriÂchello justru menguasai sesi paÂmungkas dengan menancapkan catatan terbaik 1 menit 19.832 detik.
Pada kesempatan sama, DiÂrekÂtur teknik Williams, Sam MiÂchael mengklaim, mobil anyar FW33 tidak mengalami gangÂguan pada mekanik saat meÂlaÂkoni ujicoba di Sirkuit Jerez, peÂkan ini. “Kami mengalami keÂbocoran pada hidrolik, namun kaÂmi tidak mengalami kesalahan yang mendasar pada mobil,†ujar Michael.
Sementara itu, pebalap Ferrari, FerÂnando Alonso mengaku puas, meski tidak mencatat waktu terÂcepat. Bagi Alonso, yang terÂpenÂting bagi ‘Kuda Jingkrak’ sudah suÂdah memperlihatkan keÂtangÂguÂhanÂnya sehingga bisa menyeÂleÂsaikan empat hari latihan dengÂan jumlah lap yang tinggi itu.
“Saya dan Felipe (Massa) suÂdah bisa untuk selalu paling kuÂrang menghabiskan 100 lap seÂhari, yang mana tentu saja sangat positif. Tujuan kami dalam tes ini adalah membuat mobil seÂtangguh mungkin dan kemudian, keÂtika ke Bahrain, kami memÂperÂkeÂnalkan beberapa pengemÂbangÂan untuk performa,†ujar pebalap Spanyol ini.
Memang, dalam tes pra-muÂsim kedua ini, Ferrari masih gaÂgal Âmenyodok ke posisi teratas. MaÂlah pada hari terakhir latihan, kalah sama Williams.
“Seperti yang saya sering kaÂtakan, waktu tercepat tidak terÂlalu menjadi patokan. Tetapi akan menjadi sangat meÂngeÂjutÂkan jika tim-tim selain Red Bull, McLaren, Ferrari, Renault dan Mercedes bertarung untuk meÂraih kemenangan.â€
[RM]