Berita

Cleveland Cavaliers

Olahraga

Cavs Akhiri Puasa Kemenangan

MINGGU, 13 FEBRUARI 2011 | 00:01 WIB

RMOL.Tim papan bawah Wilayah Ti­mur, Cleveland Cavaliers akhir­nya bisa merasakan kemenangan se­telah dua bulan puasa ke­me­nangan. Cavs berhasil me­nga­lahkan LA Clippers 126-119 di Quicken Loan Arena, kemarin.

Bagi Cavs ini merupakan ke­menangan pertama sejak per­te­ngahan Desember lalu atau hasil sem­purna kedua dalam 38 per­tandingan. Total, Cavaliers kalah ber­untun di 26 laga. Ke­me­nang­an terakhir mereka da­pat­kan pada 18 Desember 2010 saat me­la­wan New York Knicks.

Sempat menyerah 29-33 di kuarter pertama, Cavs bangkit di kuar­ter kedua dengan mem­per­kecil ketertinggalan menjadi 52-53. Laga seru terjadi di kuarter ke­tiga dimana terjadi kejar mengejar angka. Three points Da­niel Gibson membuat Cavs ung­gul 83-78 di sisa waktu 13 detik. Meski tim tamu sempat mengejar lewat free throw yang di­la­kukan Blake Griffin, Ca­va­liers tetap unggul dan menutup kuar­ter ketiga 83-81.

Tertinggal sedikit, tim tamu ru­panya masih belum menyerah. Griffin Cs memaksa terciptanya per­panjangan waktu setelah papan skor menunjukkan hasil imbang 110-110 di kuarter empat.

Dewi Fortuna kali ini nam­pak­nya kembali berpihak ke Cavs. Skuad asuhan Byron Scott suk­ses menambah 16 poin dan tak memberikan kesempatan kepada Clippers yang membuat mereka hanya mengemas sembilan poin. Tambahan 16 poin membuat Cavs mengunci kemenangan menjadi 126-119.

Antawn Jaminson menjadi pen­cetak poin tertinggi Cavs deng­an 35 angka, sembilan re­bounds, dan empat assists. To­re­han poinnya itu menjadi ter­tinggi yang diraihnya musim ini.

“Perasaan ini sungguh hebat. Ini merupakan hal bagus buat mo­ral tim, kota, fans Cavaliers. Ka­mi telah bekerja keras kem­bali meraih kemenangan ini. Ka­mi akhirnya mendapatkannya,” ujar Jaminson seusai laga.

Sementara di kubu Clippers, Grif­fin membukukan 32 poin, 13 re­bounds, dan dua assists. “Saya tak dapat berkata apa-apa me­ngenai kekalahan ini. Ini tak dapat dipercaya. Ini ke­be­run­tung­an tuan rumah terburuk yang pernah saya alami. Benar-benar mustahil,” keluh Griffin. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya