Berita

aa saleh/ist

Di Yaman AA Saleh Berjanji Tak Ikut Pilpres Lagi

SABTU, 05 FEBRUARI 2011 | 09:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Seperti Husni Mubarak, Ali Abdullah Saleh tengah menghadapi tuntutan serupa dari rakyat yang dipimpinnya. Presiden Republik Yaman itu juga diminta lengser dari kursi yang didudukinya sejak 1990. Sebelum menjabat Presiden Republik Yaman, Saleh memimpin Republik Arab Yaman atau Yaman Utara dari tahun 1978 hingga 1990.

Walau Saleh telah berjanji akan lengser di tahun 2013 nanti, namun sebagian rakyat Yaman tak mau peduli. Hari Kamis kemarin (3/1) demonstrasi besar digelar di dekat Universitas Sanaa di Sanaa. Mereka mengecam pemerintahan Saleh yang menurut mereka gagal menekan angka kemiskinan di negara berpenduduk sekitar 24 juta jiwa yang terletak di sisi selatan Jazirah Arab itu.

Tapi kelompok penentang Saleh tidak sendirian. Menurut CNN, tak jauh dari mereka, sekitar satu kilometer, kelompok pendukung Saleh juga berkumpul dan meneriakkan yel-yel yang mengagung-agungkan Saleh. Menurut laporan, tidak terjadi bentrokan antara kedua kelompok. Siang hari, kedua kelompok demonstran membubarkan diri.

Kantor berita Yaman, SABA, mengatakan, Saleh mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Yaman yang tetap tenang walaupun bulan lalu sempat terjadi kerusuhan di jalan-jalan. Saleh juga kembali menegaskan tidak akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2013, dan tidak akan menempatkan anaknya sebagai pengganti dirinya. [guh]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya