Berita

Garuda Lepas 36,48 Persen Saham

RABU, 12 JANUARI 2011 | 19:40 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Setelah berhasil melaksanakan transformasi bisnis dan berhasil meraih kinerja positif dengan membukukan laba operasi selama tiga tahun berturut-turut, Garuda Indonesia, hari ini, Rabu (12/1) mengumumkan rencana penjualan saham perdana ke publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sesuai rencana, Garuda Indonesia akan melepas sebanyak-banyaknya 9.362.429.500 lembar saham atau 36,48 persen yang terdiri dari sekitar 7,4 miliar saham baru dan sekitar 1,9 miliar saham divestasi PT Bank Mandiri Tbk.

Untuk mendukung rencana pencatatan efektif di bursa pada tanggal 11 Februari 2011, Garuda Indonesia akan melaksanakan road show dan book building ke beberapa kota di dalam dan luar negeri, mulai tanggal 13 hingga 24 Januari 2011.


Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, bahwa Garuda Indonesia yang merupakan "national flag carrier", telah berhasil melakukan turn around dan kini menjadi perusahaan yang yang memiliki  prospek bisnis di masa mendatang.

"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi industri penerbangan mengingat potensi pasar domestik yang sangat potensial yang mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 25 persen setiap tahunnya. Selain itu, Indonesia memiliki 240 juta penduduk dengan pendapatan perkapita yang terus meningkat, yang didukung pertumbuhan ekonomi yang stabil," tutur Emir dalam pernyataan yang diterima Rakyat Merdeka Online, Rabu (12/1).

Saat ini Garuda Indonesia merupakan satu-satunya maskapai penerbangan di Indonesia yang mencatatkan sahamnya di bursa.

Garuda Indonesia akan menggunakan dana, yang didapat dari hasil penjualan saham perdana ini, untuk mendukung pelaksanaan program pengembangan perusahaan dan ekspansi bisnis ke depan.

Dalam pelaksanaan IPO ini Garuda Indonesia dibantu oleh PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai perusahaan penjamin emisi, serta kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners sebagai konsultan hukum.

Garuda Indonesia merupakan “full service airline“ dan maskapai penerbangan satu-satunya di Indonesia yang memiliki kategori layanan berbintang empat dari “SkyTrax”. Garuda Indonesia juga merupakan  perusahaan penerbangan bersertifikat “IOSA (International Air Transport Association/IATA Safety Audit)”, dan dianugerahi gelar “The World’s Most Improved Airlines” dari SkyTrax - Inggris dan award “ Turn Around of The Year” dari “Center for Asia Pacific Aviation” (CAPA) - Australia.

Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan 87 pesawat modern dan melayani 19 rute penerbangan internasional dan 31 rute domestik. Garuda  memiliki lebih dari 435.000 anggota Garuda Frequent Flyer (GFF) dan telah melaksanakan kerjasama dengan lebih dari 1.000 perusahaan multinasional dalam kontrak kerjasama transportasi penerbangan, dimana Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan resmi perusahaan-perusahaan tersebut.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya