Berita

prabowo subianto/ist

Prabowo Maju, Ruhut Perjuangkan SBY Masuk Gelanggang

KAMIS, 30 DESEMBER 2010 | 13:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Juru Bicara DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul yakin, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan maju sebagai calon presiden pada 2014 mendatang.

"Pak Prabowo itu TNI. Jadi dia tidak pernah membabi buta. Dia (Prabowo) melihat, kalau tidak memungkinkan (tidak akan memaksakan maju 2014). Saya yakin Pak Prabowo itu  seorang negarawan," ujar Ruhut kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 30/12).

Selain itu, masih kata Ruhut, tidak logis bila Prabowo akan maju pada 2014 pada hal pada saat yang bersamaan partainya meminta SBY hanya dua periode menjabat sebagai calon presiden.


"Pak Prabowo lihat juga. SBY saja mereka minta cukup dua periode, PDIP juga sudah regenerasi. Kok Prabowo masih mau ikut dengan yang muda-muda bersaing. Pak Prabowo sangat legowo," ujar Ruhut.

Ruhut menegaskan, keyakinannya bahwa Prabowo tidak akan maju lagi dalam bursa Capres dan Cawapres bukan karena takut calon dari Partai Demokrat akan dikalahkan.

"Tidak ada yang saya takutkan kaitan dengan 2014. Siapa pun calon presidennya, karena saya yakin benar dukungan orang yang didukung Pak SBY lah yang akan jadi pemenang jadi presiden," lanjutnya.

Lagi pula, kalau memang Prabowo ngotot akan maju, Ruhut akan perjuangkan mati-matian agar SBY bisa kembali bertarung di 2014.  "Kalau memang Pak Prabowo mau maju, saya akan mendukung lagi Pak SBY tiga periode gitu saja," tegas dia.

Lah, bukan dalam UUD 1945 bahwa Presiden dibatasi hanya dua periode? "Ini kan politik, semuanya diputuskan dalam last minute. Kalau diamandemen, kan bisa tiga kali. Politik ini kan ilmu sosial. Bukan matematika, 2 + 2 harus empat," jawab Ruhut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya