Berita

Akbar Tanjung/ist

PDIP-PD

Akbar Tanjung Ingatkan TK-SBY Apa Yang Penting Dilakukan Saat Ini

RABU, 29 DESEMBER 2010 | 10:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung menilai wajar bila PDI Perjuangan dan Partai Demokrat mulai merajut komunikasi untuk kepentingan pemilihan presiden 2014 mendatang.

"Ya kalau dalam politik hal seperti itu bisa saja terjadi. Yang pada saat ini mungkin kita tidak punya pandangan, pendapat yang sama, bisa saja dalam dua-tiga tahun ke depan memiliki pandangan yang sama. Karena mungkin ada juga kepentingan yang sama. Dalam politik itu, nuansa kepentingan itu sangat besar. Jadi kemungkinan itu bisa saja nanti Demokrat PDIP, itu sama-sama pada tahun 2014," ujar Akbar Tanjung kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Meski begitu, dia menilai yang terpenting sekarang ini adalah bagaimana para pemimpin nasional dan elit politik lebih memfokuskan pada tugas-tugas nasional dengan melakukan perbaikan-perbaikan dalam kehidupan berbangsa dan negara.


"Pemilu 2014 itu memang penting, tapi saya fikir yang sekarang ini menurut saya jauh lebih penting manakala kita berbicara mengenai masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Semua para elit nasinal dan pemimpin, tokoh-tokoh politik, kiranya bisa memfokuskan pada tugas dalam mensejahterakan rakyat kita," kata Akbar lagi.

Sedangkan dalam bidang politik, lanjut Akbar, saat ini yang lebih tepat untuk dilakukan secara bersama-sama adalah menyelesaikan pembahasan rancangan undang undang bidang politik. RUU ini harus diseriusi agar betul-betul mampu memberikan dukungan terciptanya sistem politik, sehingga menghasilkan perbaikan-perbaikan yang lebih baik ke depan.

"Kita mengharapkan partai-partai kita itu kuat secara kelembagaan. Dengan adanya kelembagaan yang semakin kuat, partai-partai itu akan mampu menjalankan fungsi-fungsinya sebagai partai politik. Terutama fungsi partisipai politik yang menjembatani rakyat dengan negara," imbuh Akbar.

Meski PDI Perjuangan dan Partai Demokrat sudah mulai merapatkan barisan, Akbar menilai hal itu tidak akan menganggu hubungan sesama partai yang ada di Sekretariat Gabungan partai pendukung pemerintah.

"Itukan masih belum merupakan satu kesepakatan yang formal. Jadi kemungkinan-kemungkinan yang dikatakan oleh Pak Taufik Kiemas itu bisa saja terjadi tahun 2014. Tapi kan masih ada tiga tahun lagi," demikian Akbar. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya