Berita

ruhut sitompul/ist

Diskriminasi Agama Salah Satu Alasan Ruhut Tinggalkan Golkar

SELASA, 28 DESEMBER 2010 | 16:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Alasan nasionalisme lah yang membuat PDI Perjuangan dan Partai Demokrat akan bergabung dalam pemilihan umum 2014 mendatang.

Bagaimana dengan dengan Partai Golkar? Kata Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, Golkar tidak nasionalis. Bahkan, katanya, partai berlambang pohon beringin beraliran kanan yang sangat keras.

"Saya mantan (pengurus) Golkar, siapa bilang (Golkar) nasionalis. Dia itu partai kanan yang sangat keras. Buktinya Ruhut tidak pernah diberikan nomor jadi pada waktu caleg DPR dulu," kenang Ruhut saat berdialog dengan Rakyat Merdeka Online (Selasa, 28/12).


Ruhut menilai praktik diskriminasi agama masih menggelayut di tubuh Golkar. Dia kembali mengatakan, tidak pernah diberi nomor urut jadi pada masa pencalonan anggota DPR. Padahal, dia meniti karir di Partai Golkar dari tingkat kecamatan hingga pusat.

Alasan disikriminasi ini salah satu alasan kenapa dia keluar dari Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat. Selama berada di Golkar, Ruhut merasa hanya dijadikan sebagai pengumpul suara saat Pemilu.

"Di Jawa Barat, saya bukan nomor urut satu, tapi suara saya terbanyak pada tahun 2004. Saya terbanyak, boleh diperiksa. Tapi yang jadi adalah Happy Bone Zulkarnaen. Makanya Golkar masih kurang (nasionalis), masih berbau kanan," tegas dia. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya