Berita

ilustrasi/ist

NATAL 2010

7.324 Napi Dapat Remisi, Lebih dari Lima di Antaranya Napi Teroris

SABTU, 25 DESEMBER 2010 | 11:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada perayaan Natal tahun ini, Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada narapidana di seluruh Indonesia. Sebanyak 7.324 Napi atau terpidana yang merayakan Natal di seluruh Indonesia mendapatkan remisi khusus tersebut.

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Untung Sugiono, merinci jumlah terbanyak Napi yang mendapatkan remisi atau potongan hukuman berada di Nusa Tenggara Timur dengan total sebanyak 1.703. Sedangan di urutan kedua ditempati Sumatera Utara (Sumut) dengan jumlah Napi yang sebanyak 1.495 orang.

"Sisanya tersebar di sejumlah Lapas (lembaga pemasyarakatan) yang berada di berbagai daerah di Indonesia," tutur Untung seperti dilansir JPNN hari ini (Sabtu, 25/12).


Untung melanjutkan, remisi khusus I atau RK I (masih menjalani hukuman setelah mendapat remisi) diberikan kepada 7.132 Napi. Sedangkan yang mendapatkan remisi khusus II atau RK II (langsung bisa menghirup udara bebas) sebanyak 192 Napi. "Pemberian remisi kepada Napi tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang ada," katanya.

Sebanyak 2.028 napi, lanjutnya, mendapat remisi 15 hari. 4.064 Napi menerima potongan hukuman 1 bulan. Sedangkan, sebanyak 773 Napi menerima remisi sebulan 15 hari dan 276 orang mendapat remisi dua bulan. Untung menambahkan, lebih dari lima orang Napi atau terpidana teroris yang menjadi pemeluk Kristiani juga mendapatkan remisi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya