Berita

aburizal bakrie/ist

FINAL PIALA AFF 2010

Politisasi Timnas Indonesia Dituding Dimulai SBY dan Menjalar ke Ical

SABTU, 25 DESEMBER 2010 | 10:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Prestasi Tim Nasional Sepakbola Indonesia sampai ke final Piala AFF 2010 tak pelak mengundang animo dari masyarakat Indonesia yang cukup tinggi. Tak hanya masyarakat, para politisi juga kini seolah mulai berlomba mencuri keuntungan politik dari kemenangan-kemenangan menawan Timnas.

Aktivis sosial yang juga pendukung Timnas Indonesia, Ray Rangkuti menengarai politisasi Timnas Indonesia dimulai dari pengakuan sepihak Presiden SBY bahwa kemenangan Timnas Indonesia sebagai akibat dari pelaksaan kongres sepakbola yang digagasnya dan dilanjutkan dengan nonton bareng ke stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Klaim SBY ini kemudian menjalar ke elit politik lainnya seperti Ketua Umum DPP Partai Golkar Abu Rizal Bakrie yang mengundang pemain Timnas sarapan pagi bersama di kediaman beliau.


"Animo tersebut makin terlihat menjelang final leg I di Bukit Jalil, Kuala Lumpur,  besok. Berbagai pernyataan dan bahkan pengakuan-pengakuan  yang seolah para politisi memiliki andil bagi suksesnya Timnas Indonesia," ujar Ray kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 25/12).

Melihat gelagat tak sehat tersebut, sebaiknya masyarakat Indonesia harus menyatakan sikap secara serentak menolak politisasi Timnas Indonesia. Selain untuk jangka pendek dan jangka panjang itu akan dapat merusak kinerja Timnas, juga menolak cara-cara murahan mencari popularitas diri dan Parpol harus ditolak.

Karena jelas, kemenangan Timnas merupakan hasil kinerja rakyat Indonesia yang selalu setia, dalam kondisi apapun Timnas, selalu memberi dukungan dan perhatian tulus. "Oleh karena itu sudah sejatinya kemenangan-kemenangan menawan Timnas ini juga dikembalikan kepada rakyat Indonesia," demikian Ray. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya