Berita

markus horison/ist

FINAL PIALA AFF 2010

Gawat, Markus Cs Diprediksi Sulit Tekuk Malaysia

JUMAT, 24 DESEMBER 2010 | 16:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kemenangan 5-1 Indonesia atas Tim Nasional Sepakbola Malaysia pada saat penyisihan Piala AFF diprediksi tidak akan terulang pada saat Markus Horison dan kawan-kawan kembali menjamu Malaysia pada putaran final leg pertama di Stadion Bukit Jalil Minggu mendatang.

"Malaysia tentu tidak ingin dipermalukan dua kali dalam satu event. Apalagi dia bermain di depan pendukung sendiri. Makanya, Indonesia akan sulit untuk menang kembali," ujar pengamat sepak bola Hendri Satrio kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 24/12).

Di samping itu, dia menilai Timnas Indonesia masih terlalu mengandalkan dua pemain depan Irfan Bachdim dan Cristian Gonzales, yang dua-duanya merupakan pemain naturalisasi. "Mestinya lebih bervariatif," katanya memberi saran.


Hendri juga mewanti-wanti agar kiper Timnas Indonesia, Markus Horison tidak kembali membuat blunder, seperti yang ia tunjukkan pada saat Indonesia melawan Laos dan Filipina.

Di dua pertandingan itu, Markus terlalu maju sehingga tiang gawangnya kosong. Beruntung ada pemain lain yang menghalau bola sehingga gawang Indonesia tidak kebobolan. "Tidak sepantasnya Markus membuat kesalahan seperti itu. Nanti kalau Indonesia kalah bisa disebut bahwa itu karena faktor Markus," ujarnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya