Berita

KY Harus Ekstra Hati-hati Memilih Ketua

RABU, 22 DESEMBER 2010 | 17:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemuda Muhammadiyah meminta agar Komisioner Komisi Yudisial ekstra hati-hati dalam memilih ketua komisi itu.

Permintaan itu disampaikan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ketika bertemu dengan komisioner baru KY di Gedung KY, Jalan Kramat Jati, Jakarta Pusat, kemarin (Selasa, 21/12).

Hadir dalam pertemuan itu lima komisioner baru, yakni Ibrahim, Imam Anshori, Jaja Ahmad Jayus, Eman Su­par­man, dan Taufi­qurrah­man Sya­huti. Dua komisioner KY yang tidak hadir adalah Abbas Sayid dan Supar­man Marzuki. Dalam kunjungan itu tadinya pengurus PP Pusat Muhammadiyah ingin bertemu dengan mantan Ketua KY Busyro Muqoddas yang kini memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Wakil Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Teguh Santosa, yang dihubungi beberapa saat lalu (Rabu, 22/12), dalam kunjungan itu pihaknya meminta agar KY mempertahankan tradisi baik di KY yang ditinggalkan Busyro Muqoddas.

“Kami meminta agar tradisi baik yang ditinggalkan Pak Busyro dipelihara, sehingga KY akan tetap menjadi lembaga yang bermartabat,” ujar Teguh.

Khusus mengenai Ketua KY, Teguh mengatakan, Komisioner KY harus ekstra hati-hati memilih Ketua KY. Apalagi ketujuh komisioner KY memiliki latar belakang yang beragam.

“Ada yang dikenal sebagai pejabat lembaga peradilan yang kontroversial dan memiliki banyak masalah dan pernah dilaporkan ke KY pada periode sebelumnya. Ada juga yang dikenal sebagai cendekia yang memiliki kredibilitas tinggi. Jadi harus hati-hati agar tidak salah pilih,” demikian Teguh. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya