Berita

Din Syamsuddin/ist

Pengamat 100 Persen Sepakat dengan Pernyataan Din, Setgab SBY Dibubarkan

RABU, 22 DESEMBER 2010 | 16:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Usulan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, agar Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dibubarkan, karena tidak mendukung bagi pembangunan demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia, tepat.

"Saya 100 persen setuju dengan pendapatnya Pak Din," ujar pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 22/12).

Dia menilai, Setgab SBY ini merupakan residu yang tidak menguntungkan bagi demokrasi. Karena Setgab SBY selama ini menjadi semacam lembaga yang mengindikasikan adanya kartelisasi politik. "Kartelisasi itu menghambat adanya ruang gerak dari kompetitor termasuk dalam penegakan hukum dan substansi demokrasi," jelas Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.


Karena itu, masih kata Gun Gun, Setgab SBY hanya dijadikan sebagai wadah penyelarasan kepentingan partai-partai yang menjadi anggota. Sehingga, misalnya, persetujuan sebuah rancangan undang-undang atau kebijakan eksekutif sebetulnya hanya tinggal formalitas. Karena Setgab SBY telah membuat kesepakatan sebelum dibawa ke ruang kontestasi publik.

"Tentu saja di satu sisi bagi SBY ini sebagai proses untuk menjaga stabilitas. Tapi jangan-jangan salah, dalam jangka panjang hal ini tidak menguntungkan bagi pelembagaan proses politik di Indonesia," demikian Gun Gun. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya