Berita

Syafii Maarif ‘Dongkrak’ Popularitas, Selayaknya Suara Islam Minta Maaf

JUMAT, 17 DESEMBER 2010 | 07:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mendukung sikap mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif yang meminta Suara Islam meminta maaf atas pemuatan berita yang diduga telah mencemarkan nama baik.

Pemuda Muhammadiyah semakin menuntut Suara Islam meminta maaf karena sudah ada keterangan dari Dewan Pers bahwa ada bagian-bagian dari pemberitaan edisi 19 November-3 Desember itu yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik. Meski, ini baru indikasi awal.

"Dan Pemuda Muhammadiyah tahu persis bahwa Buya Syafii adalah sangat santun, pemaaf dan kalau kalau mereka meminta maaf, saya yakin masalah akan selesai. Apalagi, alangkah indahnya, sesama muslim saling memaafkan. Karena itu siapa yang merasa bersalah, tentu harus mau minta maaf," ujar Ketua Umum Pemuda Muhammadyah, Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 17/12).


Saleh melanjutkan, meskipun, Suara Islam meminta maaf, bukan berarti hal ini akan mengurangi atau menurunkan martabat mereka Suara Islam sebagai media. Malah justru, sebaliknya tegas Saleh. Karena, 'gugatan' Syafii Maarif itu, Suara Islam semakin dikenal di masyarakat luas. "Jadi mereka sudah mendapat keuntungan dari kasus ini. Makanya, ya minta maaf lah," katanya lagi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya