Syafii Maarif/ist
Syafii Maarif/ist
RMOL. Pihak Ahmad Syafii Maarif melaporkan tabloid Suara Islam ke Dewan Pers terkait pemberitaan edisi 19 November-3 Desember 2010 yang memuat dirinya menerima apartemen senilai Rp 2 miliar dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.
Siang ini, Dewan Pers meminta keterangan dari kubu Syafii. Kuasa hukum Syafii Maarif, Todung Mulya Lubis mengatakan, pihaknya memang sedang mencari titik temu yang terbaik untuk kedua belah pihak. Namun, dia tetap menuntut Suara Islam karena kliennya tetap menolak pemberitaan Suara Islam tersebut.
"Kami meminta Suara Islam mencabut pemberitaan itu dan meminta maaf secara terbuka. Kita akan berdialog dengan Suara Islam bagaimana jalan keluarnya. Memang ada opsi hak jawab dan minta maaf. Tapi bagaimana pun juga pers harus akuntabel," jelas Todung usai bertemu Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat (Kamis, 16/12).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34
Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52