Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/ist

IPO KS MIRING

Terbukti Ada Pelanggaran, Fuad Rahmany Harus Mundur dari Ketua Bapepam-LK

RABU, 15 DESEMBER 2010 | 15:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kantor Akuntan Publik (KAP) kemarin telah memberikan hasil audit terkait penjatahan saham PT Krakatau Steel pada saat penawaran saham perdana.

Dalam audit itu, KAP menemukan pelanggaran dalam hal penjatahan. Karena lima perusahaan efek terafiliasi ternyata membeli saham PT KS sebanyak 980.000 lembar saham dan 68 pihak melakukan pemesanan ganda dengan jumlah total 31,7 juta lembar saham yang mayoritas pihak-pihak tersebut adalah perseorangan dan sebagian kecil institusi.

Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan hasil audit KAP itu berbeda dengan keterangan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam- LK), Fuad Rahmany sebelumnya.


Karena pada saat itu, Dahnil mengingatkan, Fuad menyatakan tidak ada kejanggalan dalam proses IPO Saham perdana PT KS. Dia menyatakan IPO PT KS sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Padahal jelas, perusahaan efek itu telah melanggar ketentuan Bapepam-LK nomor 9A7, yang melarang pihak-pihak tertentu mendapat penjatahan saham KS. Karena jelas ada pelanggaran, Fuad Rahmany mestinya mundur dari jabatannya saat ini.

"Laporan hasil Audit KAP yang disampaikan sendiri tersebut seharusnya membuat Fuad Rahmany malu dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik, tidak kemudian berkelit bahwa derajat pelanggarannya kecil," tegas Dahnil kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 15/12).

"Cara berpikir Fuad lebih mirip politisi dibandingkan sebagai otoritas pengawas pasar modal. Seharusnya kecil maupun besar pelanggarannya, Bapepam-LK harus memberikan sanksi yang tegas (kepada lima perusahaan itu)," demikian Dahnil. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya