Berita

Jangan karena Kepentingan Politik, Rakyat Jogja Jadi Marah

RABU, 15 DESEMBER 2010 | 09:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Publik saat ini bertanya-tanya kenapa pemerintah begitu ngotot ingin menerapkan sistem pemilihan secara demokratis dalam penentuan siapa yang akan jadi gubernur dan wakil gubenur Jogjakarta.

"Saya juga sedang mencermati kenapa kira-kira pemerintah bersikeras untuk menyamakan DIY dengan daerah lain," kata Ketua Umum Pemuda Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 15/12).

Saleh mengaku belum mengetahui persis alasan kengototan pemerintah itu. Tapi dia menduga ada kepentingan politis di balik ini semua. Karena itu, dia mengingatkan jangan sampai kepentingan politis menimbulkan kekecewaan yang meluas di masyarakat Jogja.


"Kelihatannya ada motif politik. Tapi jangan sampai motif itu menimbulkan kemarahan bagi warga Jogja," harap dia.

Sri Sultan HB X sendiri, dia yakin, tidak kuatir bila diterapkan sistem pemilihan.   Masalahnya, ada perjanjian antara Indonesia dan Jogja yang menyatakan Jogja mendapatkan keistimewaan. "Dan ini juga diamini oleh banyak politisi," tandas Saleh. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya