sri sultan hb x/ist
sri sultan hb x/ist
RMOL. Pemerintah Pusat sebaiknya mengamini keinginan warga Jogjakarta yang menginginkan agar Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jogjakarta.
"Sebaiknya memang gubernur dan wakil gubernur ditetapkan, bukan melalui proses pemilihan. Logika yang dibangun, penetapan gubernur dan wakil gubernur tidak demokartis itu sebenarnya tidak bisa dijadikan rujukan untuk DIY," ujar Ketua Umum Pemuda Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 15/12).
Saleh mengatakan, jika dipilih secara demokratis, di samping akan bertentangan dengan faktor historis soal kesepakatan Indonesia dan Keratron Jogjakarta yang termaktub dalam maklumat 5 September 1945, juga akan melukai rakyat Jogja yang ternyata lebih menginginkan gubernur dan wakil gubernur ditetapkan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32
Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38
Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48
Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34
Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52