Berita

Blitz

Dewi Perssik, Pasrah Dipolisikan

JUMAT, 10 DESEMBER 2010 | 01:08 WIB

RMOL.Pernyanyi dangdut Dewi Perssik (Depe) bakal sering bolak balik ke kantor polisi karena kasus hukum yang menjeratnya.

Dua kasus hukum dihadapi pemilik Goyang Gergaji ini. Pertama, laporan  Front Pembela Islam (FPI)  karena foto syurnya beredar di internet ke Polda Metro Jaya.

Kedua, soal pertengkaran Depe dengan Julia Perez yang sebelumnya sudah dilaporkan ke Polsek Matraman, Jakarta Pusat.

Dari dua kasus tersebut, Depe menilai laporan FPI yang membuatnya agak cemas. Karena, menurut Depe, laporan FPI menyangkut persoalan moral.

“Saya menganggap pelaporan ormas tersebut (FPI) merupakan hal terberat dalam hidup saya sepanjang tahun ini. Mungkin dengan ini saya harus introspeksi diri” ucap Depe saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Soal foto syur itu, Depe mengakui itu foto koleksi pribadinya. Tapi ia menolak keras tuduhan sengaja menyebarluaskan foto itu.

Janda Saiful Jamil dan Aldi Taher ini menduga, ada orang yang sengaja menyebarkan foto itu agar kariernya di dunia hiburan berantakan.  

“Setiap orang pasti punya masalah. Buat aku pribadi, mungkin ada ingin yang menghalangi aku buat sukses,” katanya.

Jika memang foto-foto itu sudah meresahkan, Depe meminta maaf kepada masyarakat luas.

“Aku minta maaf dengan foto-foto (topless) aku, mungkin ada yang tidak suka atau dirugikan. Ini jadi pelajaran buat aku supaya ke depannya lebih berhati-hati,” ujarnya lirih.

Sementara itu, kasus pertengkaran Depe dan Julia Perez dipastikan tetap belanjut ke proses hukum.

Pasalnya, Jupe sudah memproklamirkan perang karena menilai Depe telah mengkhianati perdamaian yang telah disepakti. Sebab, Depe tetap membuat Berita Acara Perkara (BAP) di Polsek Matraman, Senin (6/12).

“Kemarin dia nangis, peluk-peluk saya bener-bener ikhlas untuk berdamai. Saya nggak tahu apa maunya dia. Sekarang kalau perlu kita perang,” ujar Jupe mengenai kasusnya dengan Depe.

“Dia sudah menodai arti perdamaian, lihat saja nanti,” ucap pacar Gaston Castano itu bernada mengancam. [RM]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya