Berita

Sesat Pikir Membatasi BBM Bersubsidi untuk Kepentingan Rakyat Kecil

KAMIS, 09 DESEMBER 2010 | 08:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pemerintah berencana membatasi penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi mulai awal tahun depan.

Ekonom dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang Dahnil Anzar, menilai keliru besar apabila pemerintah menyatakan, pembatasan BBM bersubsidi dalam rangka memberikan keadilan pada rakyat kecil. Karena menurutnya, rakyat kecil lah yang seharusnya lebih pantas memperoleh subsidi dibandingkan pemilik kendaraan pribadi.

"Pemerintah alpa bahwa ekonomi Indonesia sebagian besar dikendalikan oleh kelompok menengah atas. Ketika beban ekonomi mereka bertambah maka kelompok menengah atas yang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan ekonomi strategis di pasar. Karena rata-rata adalah pelaku perdagangan dan industri akan menggeser beban (shifting of cost) mereka kepada konsumen dan akan mendorong inflasi yang tinggi, belum lagi dampak psikologis yang akan ikut mendorong inflasi," ujar Dahnil kepada Rakyat Merdeka Online.


Karena itu dia menambahkan, kebijakan pembatasan subsidi tersebut akan ditanggung oleh rakyat kecil dengan menemukan fakta inflasi yang tinggi. Dan juga, masih kata Dahnil, kebijakan pembatasan subsidi BBM tersebut jelas merupakan kebijakan yang akan menguntungkan asing. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya