Berita

sri sultan hb x/ist

Ini Bukan Soal Sultan Bergabung di Golkar atas Nasdem

RABU, 08 DESEMBER 2010 | 20:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Beberapa fraksi di DPR tetap menginginkan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam IX langsung ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta.

Namun, kebanyakan partai itu menginginkan Sultan untuk tidak lagi terlibat dalam partai politik dan juga di organisasi kemasyarakatan. Karena saat ini Sultan merupakan pengurus Partai Golkar dan Nasional Demokrat. PKS, PKB, dan Gerindra merupakan contoh partai yang menginginkan Sultan tidak berpolitik.

Wakil Sekjen DPP Nasional Demokrat, Melky Laka Lena, menilai permintaan itu menunjukkan partai-partai tersebut tidak melihat persoalan sebenarnya.


"Persoalan kita ini bukan Sultan dari mana, partai mana, berasal dari ormas mana. Persolannya kita mau tidak menjaga kekhasan kebudayan kita ini menjadi kekuatan, bukan menjadi beban," ujar Melky kepada Rakyat Merdeka Online.

Selain itu, menurut Melky, permintaan partai-partai politik itu terlihat jelas, bahwa karena ada kepentingannya yang terganggu, lalu tidak menginginkan Sultan menjadi pengurus partai bila menjadi gubernur. Dia yakin, bila Sultan berasal dari partainya, Sultan tidak akan dipermasalahkan.

"Saya balik bertanya lagi. Andai saja Sultan menjadi bagian dari partai atau ormas dia, dia setuju tidak. Tinggal dibalik saja. Jadi jangan memposisikan diri, karena kepentingan saya terganggung lalu saya mempersoalkan itu. Itu kan bersifat golongan," terang Melky.

Meski aktif dalam sebuah partai atau ormas, Melky melihat, Sultan tidak akan berpikiran berjuang hanya untuk kelompoknya semata.

"Saya pikir Sultan ini juga bukan orang yang berpikiran seperti itu. Hanya karena dia berasal dari satu kelompok kemudian dia berfikir sempit untuk golongannya. Tidak lah," demikian Melky. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya