Berita

melky laka lena/ist

RUU JOGJAKARTA

Melky Usul Kekhasan Jogjakarta Dijadikan Sebagai Model Percontohan

RABU, 08 DESEMBER 2010 | 13:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kekhasan adat budaya sebuah daerah yang dijamin oleh konstitusi harus tetap dipertahankan.

Hal itu dikatakan Wakil Sekjen DPP Nasional Demokrat Melky Laka Lena menanggapi pemberlakuan sistem pemilihan secara demokratis bagi gubernur dan wakil gubernur Jogjakarta yang tertuang dalam rancangan Undang Undang Jogjakarta yang disiapkan pemerintah.

"Keistimewaan Jogja ini, yang kalau kita gagal menjaga itu, karakter bangsa ini, kebhinekaan bangsa ini, makin terganggu. Dan itu berbahaya untuk Indonesia ke depan," jelas Melky kepada Rakyat Merdeka Online.


Untuk itu menurut Melky, sistem pemilihan yang ada di Jogjakarta tidak hanya berlaku di kota gudeg itu saja. Bila perlu, bagi daerah yang memiliki kekhasan yang menonjol, seperti Jogja, juga diberikan keistimewaan.

"Jangan cuma Jogja. Bila perlu daerah-daerah lain yang memiliki kekhususan, kita bikin saja misalnya, seperti Solo, kita berikan saja keistimewaan. Dan itu akan menjaga keindonesiaan kita. Kalau ada kekhasan yang mirip-mirip Jogja misalnya," terang dia.

Tak sampai disitu, lanjut Melki, model sistem demokrasi yang diterapkan oleh Jogjakarta harus menjadi model bagi negara lain, bagaimana demokrasi bersandingan dengan adat dan budaya.

"Justru Jogja harus menjadi model. Bukan hanya seperti sekarang. Pemerintah pusat harus menjadikan model demokrasi Jogja ini menjadi model bagaimana demokrasi itu bisa bersanding dengan keunikan dan kekhasan lokal," tandas Melki. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya