presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Kengototan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono agar Gubernur dan Wakil Gubernur Jogjakarta dipilih secara demokratis, yang tertuang dalam rancangan Undang Undang Jogjakarta dinilai sebagai bagian dari upaya untuk melapangkan jalan bagi agenda neoliberalisme di Indonesia.
Menurut Wakil Seketaris Jenderal PP Nasional Demokrat Melki Laka Lena, agenda neolib diselipkan dalam banyak urusan. Dan agenda neolib, sambung dia, bisa berjalan ketika sistem politik, ekonomi, dan budaya itu berada pada situasi dan bentuk yang sama.
"Budaya satu bangsa itu mampu mencegah terjadinya percepatan agenda neolib. Menurut saya, sistem demokrasi kita, yang andai kata saja menapikan Jogjakarta, itu mengancam keindonesiaan kita, mengancam kebhinekaan kita, dan itu mempermudah Indonesia menjadi bagian dari kepentingan global," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36