presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Keterangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Kamis lalu tentang polemik rancangan undang undang Keistimewaan Jogjakarta dinilai bukan sebagai klarifikasi.
"Itu bukan klarifikasi. Itu hanya pembelaan. Kalau klarifikasi itu artinya dia mengaku kebenarannya dan juga mengakui kebenaran orang," ujar Wakil Seketaris Jenderal PP Nasional Demokrat Melki Laka Lena Nasional Demokrat kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 5/12).
Melki mengatakan itu karena setelah mengadakan klarifikasi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan bahwa dalam draft RUU Keistimewaan Jogjakarta Gubernur dan Wakil Gubernur DI Jogajakarta dipilih secara demokratis.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36