Berita

WIKILEAKS

Pemerintah Tak Perlu Kebakaran Jenggot Bila Boroknya Dibongkar

MINGGU, 05 DESEMBER 2010 | 13:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Situs WikiLeaks, yang biasa menerbitkan dokumen-dokumen rahasia, juga akan membongkar data rahasia tentang Indonesia yang masuk melalui kawat-kawat diplomatik ke negara Amerika Serikat. Data-data rahasia ini sekarang sedang ditunggu.

"Saya sedang menunggu data apa yang dikeluarkan WikiLeaks tentang poros Jakarta-Washington. Kan akan banyak data-data rahasia yang akan dikeluarkan. Saya sebagai anggota Komisi I DPR terus terang sedang menunggu," ujar anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 5/12).

Muzani ngebet ingin tahu data-data itu karena ingin mengetahui bagaimana model diplomasi Indonesia dengan Amerika Serikat. Dan bagaimana Indonesia di mata negara Barack Obama itu.


Pemerintah sendiri, menurutnya, tidak perlu kebakaran jenggot bila ada data-data yang mengejutkan tentang Indonesia yang akan dikeluarkan WikiLeaks. Karena toh, semuanya sudah terjadi. Tinggal lagi pemerintah harus memetik pelajaran.

"Kalau ada data-data yang sangat mengejutkan harus menjadi pelajaran buat kita. Bahwa ada proses diplomasi yang mengandung kerahasiaan, harus ada kehatian-hatian," tandas dia.

Meski ada yang meragukan kebenaran data yang dibeberkan WikiLeaks, Muzani mengaku pada posisi yang mempercayai bahwa data-data itu betul. Dia beralasan, Washington juga tidak membantah data yang dibongkar oleh WikiLeaks. "Washington menganggap (WikiLeaks) membocorkan kerahasiaan negara, berarti itu kan benar," demikian Muzani. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya