presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Pemerintah memastikan, dalam Rancangan Undang Undang Keistimewaan Jogjakarta yang akan diserahkan ke DPR, gubernur dan wakil gubernur dipilih secara demokratis. Saleh Hussein menyayangkan keputusan pemerintah yang ia nilai terburu-buru.
"Nah, itu kan masih terlalu jauh. Harusnya kan diajak masyarakat Jogja maupun Sultan duduk bersama, dibicarakan bersama. Jangan karena merasa pemerintah, pokoknya ingin begini. Akibatnya kan, ya kita bisa lihat reaksi yang timbul," ujar Saleh yang juga Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Hussein kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 3/12).
Fraksi Hanura, kata Saleh, belum menyatakan sikap soal RUU Keistimewaan Jogjakarta. Karena sampai saat ini RUU tersebut belum diterima DPR.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46
Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36