Berita

Emerson Yuntho/ist

ICW: SBY Jangan Hanya Sedih Melihat Pejabat Banyak Korupsi

KAMIS, 02 DESEMBER 2010 | 07:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pada saat membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku sedih banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

Indonesian Corruption Watch mencibir pernyataan Presiden SBY itu. ICW meminta SBY tidak sekadar prihatin atau sedih tapi harus membuktikan dengan langkah yang nyata.

"Kalau prihatin ya prihatin. Tapi kan harus didukung oleh komitmen pak SBY. Artinya kalau dia prihatin, dia bisa mempercepat izin pemeriksaan terhadap kepala daerah. Banyak kasus yang terhambat gara-gara izin pemeriksaannya belum turun," ujar aktivis ICW Emerson Yuntho kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 2/12).


Soal izin pemeriksaan kepada kelapa daerah, SBY kemarin juga mengklaim dalam periodenya, paling banyak memberikan izin agar pejabat yang terjerat korupsi diperiksa. SBY menyatakan telah mengeluarkan izin pemeriksaan terhadap 155 pejabat negara yang tersangkut kasus korupsi, di antaranya 7 gubernur dan 20 bupati. Itu belum termasuk yang ditangani KPK.

Terkait dengan pernyataan SBY itu, Eson, panggilan akrabnya, memang membenarkan. Tapi dia juga masih mencibir. "Betul memberikan izin tapi masih banyak yang terhambat. Kalau dibandingkan dengan Presiden sebelumnya (dalam memberikan izin), ya benar (SBY paling banyak)," ujar Eson.

Karena, sambungnya, berdasarkan informasi yang pernah diungkapkan Sudi Silalahi, Menteri Sekretaris Negara, ada sekitar 500 pengajuan izin pemeriksaan pejabat yang terkait dengan dugaan korupsi. "Kalau cuma 150-an, berarti kan baru 1/3," demikian Eson. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya