Berita

MERAPI MELETUS

PKS: Pemerintah Mestinya Tak Hanya Tawarkan Opsi Beli Hewan Korban

MINGGU, 28 NOVEMBER 2010 | 19:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ternak milik korban bencana Merapi kerap kali dimanfaatkan beberapa oknum tengkulak untuk memperkeruh kekisruhan di tengah keadaan sulit yang melanda korban merapi.

Situasi bencana dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dengan menjatuhkan harga ternak lebih dari setengah harga normal kerap kali dilakukan. Untuk saat ini, pemerintah telah menyiapkan dana proteksi untuk melindungi para peternak korban merapi agar harga ternak sesuai dengan harga normal.

Dana 100 Miliar yang disiapkan Kementerian Pertanian misalnya, meski hanya dapat meng-cover seperenam kebutuhan riil yang seharusnya disiapkan pemerintah, untuk tahap awal akan sangat membantu dalam melindungi kepentingan peternak.


Kenyataan di lapangan bahwa, para peternak sekitar gunung Merapi sangat enggan menjual ternaknya. Ini menunjukkan para peternak masih sangat bersemangat dalam menjalankan kegiatan memelihara dan membesarkan
ternak-ternak miliknya.

Anggota Komisi IV DPR, dalam  RI dalam keterangan pers kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 28/11), menyoroti keadaan para peternak korban Merapi sedikit berbeda dengan apa yang dilakukan pemerintah.

Begitu cintanya para korban merapi dengan ternak-ternak yang dimilikinya seharusnya disiapkan program khusus pembinaan minimal selama 6 bulan ke depan untuk me-recovery atau memulihkan proses produksi peternakan yang dilakukan di Merapi mendekati kondisi normal. Keadaan ini juga berlaku juga bagi para petani.

Dana yang dibutuhkan akan sangat besar dan butuh partisipasi lintas kementrian atau instansi untuk berperan dalam proses pemulihan proses normalisasi kehidupan petani dan peternak di sekitar merapi.

"Setidakya ada 3 kementerian yang sinergi  yaitu kementrian pertanian, kementerian kokesra (Koordinator kesejahteraan rakyat), dan kementerian sosial untuk turut membantu meringankan beban peternak korban merapi. Dengan sayangnya korban merapi kepada ternak-ternaknya, tawaran jual hewan ternak seharusnya bukan satu-satunya pilihan yang ditawarkan pemerintah," jelas politisi PKS ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya