RMOL. Menteri-menteri yang tidak bisa mengikuti dan mengimbangi cara kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya dicopot dari dari Kabinet Indonesia Bersatu II.
"Selama menteri itu kinerjanya tidak bisa mengimbangi bapak Presiden, saya setuju (dicopot)," ujar juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 28/11).
Sebagai Presiden, terang Ruhut, SBY bekerja sangat fokus dalam segala bidang. Hari ini saja, katanya mencontohkan, Presiden SBY menggelar Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
"Kaitan dengan bencana alam, (SBY) langsung datang ke lokasi. Karena itu bapak bilang, apabila ada bencana alam nggak bisa lagi di belakang meja, semua harus turun ke bawah," jelas anggota Komisi III DPR ini.
Namun, saat ditanya menteri apa yang layak dicopot itu, Ruhut tak mau mengungkapkannya. Dia hanya memberikan indikasi, bahwa menteri yang sering mengeluarkan pendapat yang membuat masyarakat bingung karena pendapatnya, patut dicopot. "Menteri jangan membuat pernyataan sembarangan, publik semua sudah tahu lah itu siapa," kilahnya.
Karena itu, masih kata Ruhut, pada waktu rapat kerja anggota DPR Fraksi Demokrat tadi malam, Presiden SBY mengingatkan kader-kadernya untuk tidak asal bicara. "(Pesan SBY) jangan sembarang ngomong. Karena dalam rangka memenangkan hati rakyat kita harus bekerja dengan rakyat, bukan membuat rakyat bingung dengan pernyataan yang sembarangan," tandasnya.
[zul]