Berita

Presiden SBY Minta Kader Demokrat Tak Asal Ngomong

MINGGU, 28 NOVEMBER 2010 | 17:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri-menteri yang tidak bisa mengikuti dan mengimbangi cara kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya dicopot dari dari Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Selama menteri itu kinerjanya tidak bisa mengimbangi bapak Presiden, saya setuju (dicopot)," ujar juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 28/11).

Sebagai Presiden, terang Ruhut, SBY bekerja sangat fokus dalam segala bidang. Hari ini saja, katanya mencontohkan, Presiden SBY menggelar Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.


"Kaitan dengan bencana alam, (SBY) langsung datang ke lokasi. Karena itu bapak bilang, apabila ada bencana alam nggak bisa lagi di belakang meja, semua harus turun ke bawah," jelas anggota Komisi III DPR ini.

Namun, saat ditanya menteri apa yang layak dicopot itu, Ruhut tak mau mengungkapkannya. Dia hanya memberikan indikasi, bahwa menteri yang sering mengeluarkan pendapat yang membuat masyarakat bingung karena pendapatnya, patut dicopot.  "Menteri jangan membuat pernyataan sembarangan, publik semua sudah tahu lah itu siapa," kilahnya.
 
Karena itu, masih kata Ruhut, pada waktu rapat kerja anggota DPR Fraksi Demokrat tadi malam, Presiden SBY mengingatkan kader-kadernya untuk tidak asal bicara. "(Pesan SBY) jangan sembarang ngomong. Karena dalam rangka memenangkan hati rakyat kita harus bekerja dengan rakyat, bukan membuat rakyat bingung dengan pernyataan yang sembarangan," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya