RMOL. Lima anggota DPD yang menjenguk Sumiati di RS King Fahad, Madinah, Arab Saudi, mengajak teman-temannya untuk menyumbang TKI yang disiksa majikannya itu.
“Kami mengusulkan kepada pimpinan DPD agar seluruh anggota DPD menyumbang Sumiati,’’ ujar anggota DPD dari SuÂmatera Barat Emma Yohana keÂpada Rakyat Merdeka di JaÂkarta, kemarin.
Pekan lalu, lima Senator yakni Ahmad Jajuli dari LamÂpung, Wahidin Ismail dari Papua Barat, Anna Latuconsina dari Maluku, Muh Syibli Sahbuddin dari SuÂlawesi Barat dan Emma Yohana menjenguk Sumiati.
Menurut Emma Yohana, konÂdisi Sumiati sudah membaik, lukanya sudah mengering. “CuÂma kita membayangkan sikÂsaan yang dialami Sumiati, gimana ya kita ngomongnya. Gini ya, saya kan buka bajunya, saya lihat dari belakang, pungÂgungÂnya bekas setrikaan. KemuÂdian kakinya juga penuh dengan luka,†paÂparnya.
Emma Yohana menjelaskan, luka di wajahnya memang sudah mengering. Walaupun masih ada bekas jahitannya. “Bibirnya cuÂkup parah, sehingga bicaranya agak kurang jelas,†tambahnya.
Berikut kutipan selengkapnya: Bagaimana perasaan Anda setelah melihat kondisi SuÂmiati?
Sebagai wanita yang melihat anak kita seperti itu, kita sangat tidak tega. Makanya kita langÂsung ambil fotonya. Kita lihat foto Sumiati tiga bulan lalu, SuÂmiati terlihat cantik. Tapi sekaÂrang, berat badannya turun 15 kilogram.
Bagaimana ceritanya lima anggota DPD menjenguk SuÂmiati?Waktu itu kita di Mekkah daÂlam rangka pengawasan haji. Kita dapat berita saat kami berÂada di Mina. Ada jamaah yang mengaÂtakan, di sini ada TKW yang diÂsiksa majikannya. Kita langsung lihat internet, ternyata ya. KemuÂdian kita langsung ke Madinah. Karena ada Konjen (Konsulat Jenderal), kita langÂsung minta diantar ke rumah saÂkit untuk ketemu Sumiati. Jadi, kami ada lima orang anggota DPD berÂtemu Sumiati.
Kenapa hanya menjenguk seÂkali saja? Besoknya kami berangkat lagi ke Jeddah untuk siap-siap pulang. Makanya hanya sekali kami menjenguk.
Adakah kesulitan ketika menÂjenguk Sumiati?Nggak sama sekali. Cuma meÂdia memang dilarang untuk mengÂambil gambar. Tapi kalau kami nggak. Kami langsung keÂtemu dan di sana juga tidak ada pengawasan atau pengawalan yang ketat. Yang ada hanya diÂteÂmani dari Staf Konjen.
Apa yang dibawa anggota DPD ketika membesuk SuÂmiati?
Karena kita datangnya menÂdadak, maka kita hanya memberiÂkan satu lembar amplop yang berisi uang dari sumbangan lima anggota DPD itu.
Berapa jumlahnya?Sekitar 500 riyal. Kami langÂsung berikan ke Sumiati. Kami bilang, ini uang untuk jajan, Sum. Semoga lekas sembuh ya.
Lantas apa komentar SuÂmiati?Sumiati berterima kasih sekali. Tapi dia minta dibelikan mangga dari Indonesia yang manis. Mangga Arab Saudi kecut. Kalau tak ada mangga, semangka juga boleh. Kata dia, kalau bisa maÂlam ini (saat mereka menjenguk itu), sebelum dioperasi.
Setelah sampai di Jakarta, apa yang dilakukan lima anggoÂta DPD yang menjenguk Sumiati?Kami langsung melaporkan ke Ketua Komite III DPD IstibsyaÂroh. Beliau mendesak pemerinÂtah Indonesia untuk memaksiÂmalkan pesrlindungan TKI di luar negeri, termasuk pendamÂpingan selama proses hukum bagi TKI yang disiksa majikanÂnya. Itu demi penegakan hukum dan kemanuÂsiaan.
[RM]