RMOL.Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Darmono menegaskan, pihaknya tidak dalam posisi memberi masukan kepada Presiden SBY terkait calon-calon Jaksa Agung yang berasal dari internal.
“Presiden kan sudah meneÂrima masukan dari berbagai piÂhak, pasti beliau memiliki panÂdangan yang luas soal figur yang tepat untuk memimpin kejaksaan ke depan,’’ ujarnya kepada RakÂyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
“Pokoknya tugas saya untuk meÂlaksanakan tugas itu dengan seÂbaik-baiknya sesuai amanah yang diberikan Presiden sebagai Plt Jaksa Agung,†tambah Darmono.
Berikut kutipan selengkapnya:
Apakah Presiden meminta maÂÂsukan terhadap Anda?
Kalau itu pasti saya tidak akan ditanya. Kecuali kalau posisi Pak Hendarman Supandji (saat menÂjadi Jaksa Agung), itu mungkin bisa ditanya.
Kenapa begitu?
Saya kira tidak dalam posisi untuk ditanya seperti itu. Bapak Presiden pasti memiliki panÂdaÂngan yang luas, yang sempurna, apalagi sudah menerima maÂsukan-masukan dari berbagai pihak. Tapi kan tidak mungkin dari saya.
Anda sebagai Plt Jaksa Agung tidak memberikan maÂsukan?
Ya, saya tidak dalam keduÂdukan untuk memberi masukan. Pokoknya tugas saya untuk melakÂsanaÂkan tugas itu deÂngan sebaik-baiknya sesuai amaÂnah yang diberikan Presiden seÂbagai Plt Jaksa Agung.
Apakah Presiden sudah memÂÂberiÂkan sinyal siapa Jaksa Agung yang baru?
Tak ada. Sebab, tidak dalam kaÂpasitas saya untuk diajak berÂkomunikasi soal Jaksa Agung yang baru toh. Saya kira Presiden punya pandangan yang lengkap dan sempurna mengenai calon Jaksa Agung itu.
Masa sih nggak ada komuniÂkasi dengan Presiden?
Komunikasi dalam pengertian soal calon Jaksa Agung, itu ya, tapi pembicaraan lain sebagai Plt Jaksa Agung tentu ada pembicaÂraan, ya diundang bersama menÂteri lain untuk hadir dalam rapat kabinet, dan sebagainya.
Tapi secara khusus dalam maÂsalah pengangkatan Jaksa Agung, tak adalah karena memang tidak dalam kapasitas untuk diajak komunikasi toh.
Kenapa nggak dalam kapaÂsiÂtas Anda, kan sebagai Plt Jaksa Agung?
Intinya, saya tidak etis bicara itu, tidak dalam kapasitas saya menjawab soal itu. Jadi, kalau ditanya soal masalah calon dan sebagainya, saya tidak bisa memÂberi jawaban karena bukan dalam kapasitas dan tanggung jawab saja. Jadi tunggu saja, apapun proses yang ada pasti dijalankan dengan sebaiknyalah.
Tapi Anda tentu berharap JakÂsa Agung berasal dari interÂnal kan?
Mengenai siapa orangnya, asal usulnya, dan sebagainya, saya seyogyanya tidak usah komentar, nanti kontradiktif. Itu terserah Bapak Presiden saja.
Kalau Presiden mengambil dari internal, sejauhmana peÂluang Anda?
Itu Anda yang bisa menilai, saya tidak akan bisa menilai itu.
Harapan Anda seperti apa sosok Jaksa Agung mendatang?
Harapan saya kejaksaan ke depan itu harus lebih baik. TenÂtuÂnya untuk mencapai itu harus ada komitmen dari kita semua aparat di kejaksaan, termasuk peÂjabat-pejabatnya untuk melaÂkukan perÂbaikan dan penyemÂpurÂnaan terÂhadap semua sistem yang ada.
Kalau komitmen ada, sistemÂnya diperbaiki, tentu cita-cita agar kejaksaan menjadi lebih baik bisa terlaksana. Artinya ke depan itu kejaksaan harus menjadi lemÂbaga yang bisa dipercaya oleh masyarakat.
Majelis hakim memutuskan untuk memindahkan Gayus dari Rutan Mako Brimob ke Lembaga Pemasyarakatan CiÂpinang, bagaiÂmana komentar Anda?
Intinya ini merupakan bagian dari upaya untuk lebih meningÂkatkan pengawasan saja terhaÂdap Gayus. Yang penting niatan itu baik.
Apakah pemindahan itu suÂdah disampaikan kepada Anda?
Belum ada laporan secara resÂmi soal pemindahan itu. Tapi niatÂnya kan baik, ya silakan. KaÂlau sudah penetapan hakim, tentu segera dilaksanakan. PeÂngerÂtian segera itu harus dipahami bahwa itu dalam waktu 1 X 24 jam akan kita laksanakan.
Apa dijamin Gayus tidak keÂluar dari penjara lagi ?
Saya kira di manapun peluang itu ada. Cuma dengan adanya keÂjaÂdian ini diharapkan semua piÂhak untuk ikut melakukan peÂngaÂwasan. Mudah-mudahan menÂjadi lebih baik.
Demi keselamatan Gayus, apa perlu selnya tersendiri?
Kalau soal itu merupakan otoÂriÂtas dari kepala rumah tahanan. Cuma harapan kita, mengingat Gayus menjadi perhatian publik, kita tentunya berharap disediakan tempat yang segi keamanannya bisa lebih terjamin. [RM]