Berita

ray rangkuti/ist

Saling Menyandera, Semua Pimpinan KPK Sebaiknya Mundur

SENIN, 22 NOVEMBER 2010 | 12:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Saat ini aksi saling menyendra sedang terjadi. Penyanderaan ini terkait dengan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Adalah aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi atau Kompak Ray Rangkuti yang mensinyalir hal tersebut.

Dikatakan Ray, DPR telah menyandera KPK dengan memperlambat proses uji kelayakan dan kepatutan dua calon pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas. Efeknya, KPK menjadi pincang karema pimpinnya tidak komplet.


Selain itu, masih kata Ray, Presiden juga turut menyandera KPK. Hal ini terkait dengan dugaan tidak adanya kemauan kuat dari Presiden untuk menyelesaikan kasus kriminalisasi Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Meski akhirnya Kejaksaan Agung telah mendeponer kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang disangkakan kepada dua pimpinan KPK itu.

Kata Ray, Presiden menyandera KPK karena diduga banyaknya kasus-kasus yang berhubungan dengan Istana yang saat ini sedang ditangani KPK. Kasus bailout Bank Century, salah satunya.

Tak sampai disitu, lanjut Ray, KPK juga telah menyandera dirinya sendiri. Hal ini terkait dengan status Bibit Chandra yang telah diselamatkan oleh Kejaksaan lewat deponer. Implikasinya, publik melihat KPK sebelah mata. Selain karena KPK diselamatkan Kejaksaan, juga status keduanya yang tetap sebagai tersangka, meski dikesampingkan.

"Makanya saran saya, Bibit Chandra harus legowo mundur. Kalau keduanya sudah mundur, dua pimpinan lainnya, Haryono Umar dan Jasin juga sebaiknya mundur. Karena dua orang ini kan hanya pada bidang pencegahan, bukan penindakan," ujar Ray kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 22/11).

Bila semuanya telah mengundurkan diri, menurut Ray, fit and proper test untuk dua calon yang ada sekarang ditunda. Karena menunggu Panitia Seleksi Pimpinan KPK menyeleksi delapan nama untuk calon pimpinan KPK.

"Jadi nanti baru dipilih sekaligus 5 orang dari 10 nama yang masuk ke DPR. Idealnya seperti itu. Sekaligus semuanya dipilih," tandas Ray. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya