Berita

presiden sby/ist

SBY Lebay, Paspor Saja Ditahan Majikan Apalagi HP

MINGGU, 21 NOVEMBER 2010 | 12:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Keinginan Presiden SBY membekali tenaga kerja Indonesia dengan handpone menuai kritik. Solusi yang diambil SBY tersebut bahkan dinilai tidak cerdas dalam menolong TKI dari upaya tindak kekerasan.

"Lah, tukang ojek saja bisa bilang, tuh HP bakalan dirampas sama majikannya. Lebai amat sih. Paspor mereka saja ditahan. Mbok ya kasih solusi yang cerdas gitu loh," cetus aktivis Islam, Fauzan Al Anshari kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (21/11).  

Dia menekankan, rakyat saat ini membutuhkan pemimpin yang mampu melindungi dan memberi solusi cerdas atas segala problem bangsa. Maka menurutnya tidak ada cara lain selain memulangkan semua TKI di negara lain dan menghentikan pengiriman mereka kembali.


Tak hanya itu, presiden juga harus membentuk tim yang terdiri dari para menteri, pejabat terkait dan investor untuk membuka lapangan kerja baru. Terlebih lagi mengingat sumber daya alam negeri ini melimpah ruah. Tinggal bagaimana tekad dan kesungguhan para pemimpin mau mengeksplorasi dan mengolah SDA yang terkandung secara baik dan benar.

"Tapi umumnya para pemimpin negeri ini malas mikir dan action. Para pemimpin, dari presiden, para menteri sampai pejabat di daerah mikirnya yang enteng-enteng dan instan aja, tidak cerdas. Hasil berpikir yang tidak cerdas ya itu contohnya, HP untuk TKW," pungkas Fauzan yang juga orang dekat Ustad Abu Bakar Ba'asyir. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya