Berita

Blitz

Arumi ‘Dijual’ Ibunya

Nyaris Pecah Perawan Oleh Pengusaha Asal Kudus
SABTU, 20 NOVEMBER 2010 | 08:02 WIB

RMOL. Arumi mengaku mengami kekerasan psikis dan eksploitasi yang diduga dilaku­kan ibunya. Jika terbukti, sang ibu, Maria Lilian Pesch, terancam pidana 10 tahun penjara.

Sejak kabur pertama kali dari rumah 10 Mei lalu, keberadaan Aru­mi Baschin hilang tanpa je­jak. Tapi semua jadi terang ma­nakala Komisi Perlindungan Anak Indo­nesia (KPAI) menje­laskan ihwal kaburnya Arumi.

Nah, sejak 10 November lalu, Arumi kembali kabur. Ketua KPAI Hadi Supeno mengungkap­kan, pada 10 No­vem­ber, tiba-tiba Arumi datang dan melapor ke kantornya. Bin­tang film Not for Sale itu nampak depresi. Muka­nya kuyu, bajunya kusut, sangat ke­lelahan, penuh tekanan dan kurang tidur.


“Dia tidak mengadu ke saya, karena di KPAI ada bagian pe­nga­duan dan dari bagian penga­duan membe­narkan Arumi me­nga­du resmi ke KPAI,” ujar Hadi.

Kepada Hadi, Arumi mengaku dijodohkan dengan pengusaha asal Kudus, Jawa Tengah, berusia 30 tahun. Dara 16 tahun itu tak kuasa me­nolak ketika dipaksa ibundanya, Maria Lilian Pesch, agar liburan ke Singapura ber­dua saja dengan pengusaha itu.

Setibanya di Singapura, lelaki itu cuma memesan satu kamar hotel dengan alasan supaya he­mat. Lalu sang lelaki mulai me­lakukan tindakan tidak seno­noh kepada gadis manis yang sem­pat berjilbab itu.

Aktris 18+  ini sempat memin­ta bantuan kepada Miller, aktor Ma­laysia, yang dulu dituduh Ma­­ria mencuci otak putrinya. Aru­mi lalu dibawa ke Jakarta oleh pengusaha itu. Tapi bukan di­antar ke rumah, Arumi malah diajak ke hotel lagi.

“Di Jakarta lagi-lagi mereka ma­­suk ke hotel dengan satu ka­mar lagi. Namun Arumi berhasil lolos saat Arumi meminta Mr. X mem­beli sesuatu. Dengan mema­kai baju kamuflase, Aru­mi pergi ke polisi dan ke KPAI,” papar Hadi.

Hadi enggan mengungkapkan alasan Maria ‘menjual’ Arumi ke­pada pengusaha tersebut. Apa­kah karena utang budi atau soal lain, Hadi mengaku tidak tahu pasti. Namun ada dugaan, ibunya se­ngaja mengumpankan artis ber­usia 17 tahun untuk me­nemani laki-laki dewasa di acara tertentu.

Sampai saat ini, tim KPAI ma­sih terus mengajak Arumi bi­cara untuk mengetahui lebih jauh apa saja yang telah dialaminya. Aru­mi juga menolak diajak pulang ke rumahnya.

“Untuk sekarang belum me­mung­kinkan (bicara dengan me­dia) karena eksplotasi psikis itu paling sulit dibuktikan. Jadi kita harus benar-benar mengana­lisanya,” jelas Hadi.

Sebelumnya, Arumi sudah me­laporkan ibunya ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2010, de­ngan dugaan eksploitasi anak dan kekerasan psikis. Maria terancam dijerat Pasal 45 Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan pasal 88 Undang-undang Per­lindungan Anak, yang isinya se­tiap orang yang mengeksploitasi dan sek­sual anak untuk kepen­ti­ngan dirinya atau orang lain, di­pi­­dana paling lama 10 tahun dan denda Rp 200 juta.  [RM]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya