Berita

TKI DISIKSA

Ribuan TKI Dianiaya Majikan, Dubes Saudi Arabia Tutup Fakta Sebenarnya

JUMAT, 19 NOVEMBER 2010 | 07:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sepanjang tahun 2010, Migrant Care, mencatat ada 5.563 pembantu rumah tangga migran asal Indonesia bermasalah di Saudi Arabia.

Dari 5.563 itu, 1097 orang  di antaranya korban penganiayaan, 3.568 orang sakit akibat situasi kerja tidak layak, dan  898 orang korban kekerasan seksual dan tidak digaji.

Dan terakhir, kemarin pada tanggal 18 November 2010, pada pukul 22.30 WIB, Migrant Care memperoleh informasi bahwa di Abha Saudi Arabia, Kikim Komalasari bt Uko Marta PRT migrant asal Cianjur Jawa Barat meninggal dunia akibat disiksa, diperkosa dan jenazahnya dibuang di tempat sampah umum.


Hal itu diungkapkan Migrant Care dan Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 19/11).

Migrant Care membeberkan data tersebut menanggapi keterangan pers Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia Abdurahman Muhamad Amen. Kemarin (18/11) Dubes Saudi Arabia ini mengatakan, penganiayaan yang dialami oleh Sumiati, TKI asal Kabupaten Dompu, Bima, Nusa Tenggara Barat, oleh majikannya di Arab Saudi sangat jarang terjadi.

"Pernyataan Duta Besar Saudi Arabia yang melihat kasus Sumiati sebagai kasus yang sangat jarang terjadi di Saudi Arabia sungguh menunjukkan mereka telah menutup mata terhadap berbagai macam pelanggaran yang telah terjadi," kecam Anis Hidayah dari Migrant Care. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya