Berita

tama dan SBY/ist

AKTIVIS ICW DIBACOK

Meminta Penjelasan Setelah 'Dilupakan' Lebih dari Empat Bulan

SELASA, 16 NOVEMBER 2010 | 10:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bagaimana kabar penyelidikan oleh Kepolisian terhadap kasus upaya pembunuhan yang dialami aktivis Indonesian Corruption Watch Tama S Lankun?

Ya, kabar itulah saat ini (Selasa, 16/11) yang ingin diburu aktivis ICW. Tama S Langkun dengan ditemani beberapa aktivis ICW lainnya mendatangi dan menemui Humas Polda Metro Jaya.

Tama dan aktivis ICW lainnya melakukan hal itu karena selama lebih dari empat bulan, Kepolisian belum juga berhasil menemukan siapa dalang utama upaya pembunuhan Tama tersebut dan menyibak misteri dalam insiden tersebut.


Tak hanya itu, sebagian publik juga mulai meragukan keseriusan Kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. Karena Kepolisian tidak menunjukkan progres sama sekali. Jangan-jangan Kepolisian sudah melupakannya? Entahlah. Kita tunggu saja!

Kasus upaya pembunuhan Tama ini terjadi pada Kamis dinihari (8/7) lebih dari empat bulan lalu. Saat itu, Tama hendak pulang usai menonton siaran Piala Dunia di daerah Kemang, Jakarta Selatan.

Sesaat setelah itu Motor yang dikendarai Tama langsung dipepet oleh mobil dan akhirnya jatuh. Pada saat jatuh itulah, dua orang pengendara motor turun dan melukai Tama pada bagian kepala dengan menggunakan senjata tajam. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya