Berita

Wawancara

WAWANCARA

Hamdan Zoelva, Kami Semua Siap Diperiksa, Silakan Saja Tim Bekerja

SENIN, 15 NOVEMBER 2010 | 07:26 WIB

RMOL. Semua hakim konstitusi sudah menyatakan kesediaannya untuk diperiksa Tim Investigasi Dugaan Makelar Kasus di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Nggak ada yang memper­soalkannya. Silakan saja bekerja, kami tidak akan membatasi ruang geraknya,’’ ujar Hakim Konsti­tusi, Hamdan Zoelva, kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Tim Investigasi yang diketuai Refly Harun ini dibentuk 8 November lalu, diberi waktu se­bulan untuk membuktikan apa­kah ada suap atau pemerasan yang dilakukan hakim konstitusi.


Kalau tim ini tidak bisa mem­buktikan, MK bakal menempuh jalur hukum terhadap Refly Ha­run yang telah menyatakan ada permainan uang dalam penanga­nan perkara di MK.

Hamdan Zoelva selanjutnya mengatakan, tim  ini tidak perlu izin Presiden untuk memeriksa hakim konstitusi.

“MK memberi fasilitas akses sepenuhnya kepada tim ini. Tapi waktunya hanya sebulan,’’ ucapnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Benar nih  sudah siap dipe­riksa?
Harus siap dong. Kapan sih, saya nggak siap. Lagipula ala­sannya apa kita nggak siap.

Apa Anda sudah diberitahu kapan diperiksa?     
Belum. Kalau mau tanya, ya silakan saja. Kan Refly Harun yang punya data dan punya sumber. Jadi, kita siap saja. Tapi saya minta agar Refly harus segera melaksanakan tugasnya sebagai ketua tim investigasi sesuai dengan sumber dan fakta yang ditemukannya.

Kapan Tim ini mulai be­kerja?
Saya nggak tahu, tanya mereka saja ya.

Tim ini memeriksa hakim konstitusi layaknya penyidik, apa Anda tidak tidak ter­ganggu?
Suruh saja mereka bekerja. Sebab, MK memberi fasilitas akses sepenuhnya.

Terkait dengan tuduhan itu, bagaimana menurut Anda?
Biarlah mereka bekerja dulu, supaya enak. Nggak usah terlalu banyak dikomentari.

Bukannya memeriksa hakim konstitusi itu harus ada izin Presiden?
Sudahlah nanti saja komen­tarnya. Yang penting MK telah memberikan kesempatan kepada tim ini untuk memeriksa hakim konstitusi, ya lakukan saja pe­meriksaannya.

Anda yakin bahwa 8 Desem­ber 2010 nanti Tim Investigasi itu bisa membuktikan ada indi­kasi makelar kasus di MK?
Memang waktunya sampai segitu yang kita kasih. Jadi, mereka harus bekerja maksimal. Soal hasilnya bagaimana, ya lihat hasilnya nanti.
    
Apa saja yang sudah dilaku­kan Tim ini?
Ha ha ha. Tanya saja sama Refly atau Pak Saldi, juru bicara­nya. Jangan tanya ke saya dong soal apa saya yang telah dila­ku­kan tim ini.

Beredar kabar ada hakim kons­titusi menolak diperiksa jika tim investigasi layaknya pe­nyidik, apa benar seperti itu?
Kan sudah tegas dan jelas tugas tim ini yakni melakukan investi­gasi. Jadi, seluruh hakim konsti­tusi memberi seluas-luasnya akses untuk tim investigasi. Nggak bakal dibatasi ruang geraknya.
   
Walaupun pemeriksaannya di luar gedung MK?
Ya, terserah mereka meka­nismenya seperti apa. Sebab, MK memberi akses seluas-luasnya. Jadi, sudahlah, suruh saja mereka bekerja. Janganlah diganggu dulu.  [RM]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya