Berita

timur pradopo/ist

GAYUS KELUAR RUTAN

Jenderal Ito Bantah Potong Jenderal Timur dari Dalam

SABTU, 13 NOVEMBER 2010 | 19:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Gayus Tambunan telah keluar masuk dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob sejak Juli lalu. Karena itu, muncul pertanyaan nakal, kenapa kasus ini terungkap setelah Kapolri baru, Jenderal Timur Pradopo, dilantik.

Sebagian kalangan menduga fakta itu menunjukkan adanya konflik di tingkat elit Polri pasca Timur jadi Kapolri. Bahkan, Indonesia Police Watch menegaskan Kabareskrim Ito Sumardi telah melakukan pembusukan terhadap Jenderal Timur lewat pengungkapan keluar masuknya Gayus itu.

Kepada Rakyat Merdeka Online petang ini, Komjen Ito mengakui bahwa dirinya yang langsung mengadakan inspeksi mendadak ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua.


Pada saat itu, dia tidak menemukan Gayus Tambunan. Namun, dia membantah, pengungkapan itu karena adanya konflik internal di elit Polri.

"Ah itu nggak benar. Kasus ini kan bisa terjadi, karena memang kita sulit mengawasi sampai ke bawah. Kaitannya apa dengan konflik masalah internal Polri. Nggak nyambung dong," kata Ito balik mempertanyakan (Sabtu, 13/11).

Kalau memang tidak ada kaitannya, kenapa Rutan baru diungkap sekarang ini, sedangkan Gayus sudah keluar masuk sejak Juli lalu?

"Bukan terungkap. Ya namanya kalau orang pertama kali (keluar-masuk) tidak ketahuan, lama lama baru ketahuan. Memang dianya (Gayus) lagi sudah..., mungkin merasa aman, (lalu) dia ceroboh, baru ketahuan. Satu kejahatan tidak bisa sekaligus (diungkap). Kecuali tertangkap tangan," jawabnya.

Untuk menguatkan pernyataannya bahwa tidak ada konflik dan trik dibalik pengungkapan Gayus itu, Komjen Ito menegaskan, sebelum melakukan sidak, Kapolri sendiri yang justru memerintahkannya untuk melakukan hal tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya