Berita

Wawancara

WAWANCARA

Syaifullah Yusuf: Kami Ingin Tahu Apa Alasannya Gus Dur Belum jadi Pahlawan

SABTU, 13 NOVEMBER 2010 | 08:43 WIB

RMOL. Gubernur Jawa Timur Soekarwo segera mengirimkan surat ke Dewan Gelar  Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, terkait belum diloloskannya bekas Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pahlawan nasional.

“Inti suratnya nanti mem­pertanyakan, apa alasan belum diloloskannya Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Ini bukan surat protes, tapi memper­tanya­kan apa saja kekurangannya,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berikut kutipan wawancara dengan keponakan Gus Dur itu :
    

    
Kapan persisnya dikirim su­ratnya?
Secepatnyalah. Ini sebagai bentuk untuk memperjuangkan aspirasi Jawa Timur yang meng­hendaki agar Gus Dur diberi gelar pahlawan.

Anda  kecewa ya?
Bukan kecewa ya.  Saya ini be­lum tahu alasannya apa. Nanti kita akan berjuang lagi. Ya ini keputusan, harus kita terima, tapi nanti kita akan cek. Kita akan kirim surat kenapa kok Gus Dur belum diterima jadi pahlawan nasional.

Apa selama ini Anda sudah berusaha memper­juangkan­nya?
Posisi saya kan sebagai Wakil Gubernur ya. Saya sudah beru­saha untuk mengupayakan ini, tapi mau gimana. Keluarga Gus Dur sih memang nggak perlu, nggak terlalu butuh gelar pahla­wan itu. Tapi ini kan permintaan masyarakat, melalui proses dari bawah sampai ke atas. Jelas siapa yang mengajukan, yang urus juga jelas, semua jelas untuk Gus Dur.
 
Menurut Anda, apa kira-kira penghambatnya?
Saya tidak mau ber­spe­kulasi. Banyak yang menganggap ini karena bersa­maan diajukan dengan Pak Harto yang sama-sama bekas presiden, tapi saya tidak mau berspekulasi.
   
Anda optimistis kalau gelar ke­pahlawanan buat Gus Dur akan ditetapkan jika diusulkan tidak bersama dengan Soe­harto?
Saya tidak dalam kapasitas mengomentari Pak Harto ya.

Kapan lagi akan diperjuang­kan?

Ya, tahun depan. Kita masih optimistis tahun depan bisa di­terima. Sebab, kita akan perbaiki terus, kita akan dorong terus.

Apa yakin lolos?
Ya, kita lengkapi semua syarat-syaratnya. Sebenarnya persyara­tan yang diajukan itu sudah  kita perbaiki dan perbaiki terus, tapi kok belum juga di­tetapkan. Se­mua kerja hampir satu tahun ya, setelah dinyatakan clear pada bulan Oktober, kita anggap ini sudah selesai. Bahkan saya per­nah bikin statemen bah­wa Gus Dur sudah cukup syarat untuk menjadi pahlawan na­sional.

Bagaimana dengan ke­luar­ga?
Di keluarga sih nggak terlalu ngotot gitu. Nggaklah. Ini kan cuma aspirasi, nanti selebihnya memang yang menentukan ada­lah pemerintah pusat. [RM]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya