Berita

Ahmad Rubaei/ist

Setelah Memantau Langsung, SBY Diimbau Tetapkan Merapi Bencana Nasional

MINGGU, 07 NOVEMBER 2010 | 16:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk berkantor sementara di Yogyakarta untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang menjadi korban tepat.

Namun sebaiknya, setelah melihat secara langsung, Presiden SBY menetapkan letusan Merapi sebagai bencana nasional.

Harapan itu disampaikan anggota Komisi VIII yang membidangi masalah bencana, Ahmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Mingu, 7/11).


"Bencana merapi itu sangat tepat dijadikan bencana nasional. Karena pertama, sulit diprediksi kapan akan berakhir. Kedua ekes dari letusan itu terutama ekses manusia yang luar biasa, dan juga infrastruktur yang rusak," jelasnya.

Begitu juga dengan jumlah pengungsi yang sudah mencapai di puluhan ribu orang. Pengungsi itu, sebut anggota Fraksi PAN ini juga belum tentu bisa kembali ke tempat asal mereka, sekalipin erupsi sudah berhenti.

"Makanya sangat layak untuk ditetapkan jadi bencana nasional. Supaya ada perhatian khusus. Itu berkonsekuensi dengan bagaimana merehabilitasi dan merekonstruksi Merapi. Bagaimana negara bisa turun langsung, makanya secara politik harus ditetapkan sebagai bencana nasional," tegasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya