Berita

istimewa

MERAPI MELETUS LAGI

RS Sardjito Butuh Ventilator dan Obat Luka Bakar

JUMAT, 05 NOVEMBER 2010 | 17:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jumlah korban letusan Merapi, terus bertambah RS Sardjito Yogyakarta, terutama sejak sejak Jumat (5/11) dini hari, setelah gunung Merapi kembali meletus.

"Hingga pukul 13.00 WIB tadi, jumlah korban jiwa yang berada di RS Sardjito mencapai 55 orang, dan yang luka-luka sekitar 64 orang lebih. Ada yang memang sudah ditemukan tewas sebelumnya, baru dirujuk ke sini. Namun untuk data pastinya, bisa menghubungi saya lagi nanti," kata Heru.

Heru kepada JPNN, mengatakan, saat ini seluruh ruang perawatan UGD RS Sardjito sudah dipenuhi dengan pasien Merapi. Hampir seluruh korban jiwa, katanya lagi, mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Puluhan balita dan anak-anak juga dilaporkan masuk dalam daftar korban jiwa yang saat ini masih berada di RS Sardjito.


"Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan alat pernafasan atau ventilator. Karena korban-korban yang terus berdatangan sampai sore ini, selain mengalami luka bakar, juga mengalami gangguan pernafasan akut, akibat menghirup abu vulkanik Merapi," terang Heru.

Selain ventilator, Heru juga meminta agar pemerintah pusat segera menyalurkan bantuan obat-obatan khusus penanganan luka bakar. "Sebagian besar (korban) mengalami luka bakar di atas 50 persen," katanya lagi. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya