Berita

Amien Rais/ist

Inilah Alasan Amien Rais Sebut Penjualan Saham PT KS Lebih Dahsyat dari Centurygate

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 16:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Penjualan saham PT Krakatau Steel seharga Rp 850 per lembar terus dipersoalkan. Penjualan saham PT KS seharga tersebut dinilai berpotensi akan merugikan negara.

Pendiri Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengatakan pada hari Minggu di Yogyarkarta, penjualan saham perusahaan baja itu bisa lebih dahsyat dari kasus Centurygate.

Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo menjelaskan kenapa Amien Rais mengatakan penjualan saham ini bisa lebih dahsyat dari kasus yang melibatkan Wakil Presiden Boediono itu.  "Pak Amien mengatakan itu mungkin karena dari sisi praktiknya yang lebih canggih," ujar Drajad kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Kamis, 4/11).


Ekonom ini menjelaskan dalam penjualan saham PT KS ini praktiknya melibatkan pemain pasar modal lama yang sudah lolos dua kali, yaitu dalam penjualan saham Bank Tabungan Negara dan pembangunan perumahan.

"Dalam penjualan BTN dan pembangunan perumahan kan sekitar Rp 50 di atas selang bawah. Zaman Sofyan Djalil (eks Menteri BUMN), dia keras terhadap underwriter dan investor. Dia selalu pakai selang atas, 50 di atas selang atas. Zaman Pak Mus (Menteri BUMN Mustafa Abubakar) ada beberapa pemain lama yang bergerak lagi," jelas Drajad.

Nah, modus penjualan saham ini, sambung Drajad, lebih canggih dari kasus Century. Kalau kasus Century, meski agak rumit tapi masih pada tingkat perbankan, tidak secanggih modus di pasar modal sebagaimana dalam penjualan saham ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya