istimewa
istimewa
RMOL. Rencana relokasi masyarakat dari daerah bencana, termasuk warga yang tinggal di sekitar pantai di kepulauan Mentawai, setelah tsunami menerjang pada pekan lalu, untuk meminimalisir terjadinya korban jika terjadi bencana, kurang tepat.
Demikian dikatakan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 2/11). Syahganda mengatakan itu menanggapi pernyataan Presiden SBY dan Ketua DPR Marzuki Alie, agar warga yang tinggal di rawan bencana direlokasi, termasuk di pantai kepulauan Mentawai.
Syahganda mengungkapkan Mentawai merupakan daerah turis asal Australia untuk berselancar. Kalau misalnya, Mentawai dimanfaaatkan jadi tempat wisata yang lebih maju, tentu hal itu akan menjadi pendapatan baru bagi masyarakat dan negara.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17
Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03
Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01
Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33
Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09
Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59
Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26